POJOKSATU.id, JAKARTA--Ibu dari Argo Ericko Achfandi, mahasiswa UGM yang meninggal akibat kecelakaan ditabrak BMW di Sleman, bernama Meillinia.
Meillinia menyampaikan pesan menyentuh terkait kasus kematian Argo dan menitipkan harapannya kepada mahasiswa FH UGM untuk memperjuangkan keadilan bagi putra sulungnya.
Meillinia mengenang sosok Argo sebagai sosok yang memiliki semangat belajar yang luar biasa di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Baca Juga: Usai Empat Hari Kecelakaan Argo Ericko, Ini Alasan Polisi Tetapkan Christiano Pengarapenta Tersangka
Argo selama ini tinggal bersama ibunya di kawasan Cilodong, Depok, Jawa Barat. Argo merupakan alumni SMANSA Depok. Dan baru tahun kedua di Fakultas Hukum UGM atau masuk 2024 lalu.
"Bahwa benar, putra saya adalah anak yatim. Dia (Argo Ericko Achfiandi) anak pertama saya. Dia hidup 11 tahun tanpa figur seorang ayah," kata Meillinia kepada wartawan melalui zoom, Selasa (27/5/2025).
Meillinia mengatakan, sejak kepergian suaminya pada 2014 membuatnya terus bekerja keras demi menjadikan anaknya bisa mengemban ilmu pengetahuan agar berhasil di masa depan.
"Sayalah ibu yang mendidik hingga saat ini dengan seorang diri tanpa adanya suami," ucapnya.
Sebagai seorang ibu, dirinya bersaksi bahwa putranya merupakan anak yang baik.
"Saya tidak bisa berkata-kata apa pun, tetapi terima kasih kepada UGM terutama Fakultas Hukum, terima kasih banyak akan semua dukungan dan apa pun yang kalian berikan kepada anak saya," paparnya.
Baca Juga: Netizen Bongkar Ayah Mahasiswa UGM Christiano Tarigan Penabrak Argo Ericko, Tenyata Sosok Penting
"Saya bersaksi sebagai ibunya bahwa Argo adalah anak yang baik, anak yang hebat, dan anak yang memiliki kasih tinggi, semangat terutama dalam kuliah," ungkapnya sambil menangis.
Bahkan, Meillinia baru menyadari bahwa perjuangan anaknya untuk mendapatkan nilai terbaik di UGM setelah putranya telah tiada.
"Saya benar-benar baru mengetahui dari anak-anak fakultas terutama teman-teman mahasiswa, ternyata sebegitunya effort anak saya, sebegitu semangat sekali dalam mencapai cita-citanya,"
Sementara Keffa, adik almarhum Argo mengatakan bahwa jenazah Argo telah dimakamkan pada Minggu (25/5) lalu di Jakarta.
“Dia dimakamkan bersama (di makam) ayah kami,” tambahnya.
Keffa juga menjelaskan, baru hari ini keluarga sempat beristirahat setelah beberapa hari terus menerima kunjungan dari teman-teman Argo dan rekan-rekan kampus.
“Dari hari Minggu teman-teman Argo banyak yang datang, hari rumah agak lebih sepi,” kata Keffa, Selasa.***




