POJOKSATU.ID – Inilah sosok Aipda Roni Setiawan, oknum polisi Polsek Binakal, Bondowoso, Jawa Timur (Jatim).

Seperti diketahui, belum lama ini nama Aipda Roni Setiawan tengah ramai jadi sorotan publik di media sosial.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi usai dirinya intimidasi seorang jurnalis di kawasan Gunung Saeng, Binakal.

Baca Juga: Segini Gaji Orangtua dan Wali agar Bisa Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri 2025

Tidak lama setelah Aipda Roni Setiawan viral dinilai arogan, dirinya sontak minta maaf melalui rekaman sebuah video.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @Heraloebss pada Kamis (8/5/2025).

Dalam unggahannya, terlihat jelas sosok Roni yang ditemani rekan-rekannya tengah menuturkan permohonan maaf.

Baca Juga: Tak Hanya Wartawan, Pelaku Juga Ngaku Anggota Polisi saat Ajak Wanita Hubungan Badan di Bulukumba

“Mohon izin saya Roni Setiawan pangkat Aipda NRP 85010362 selaku Kasium Polsek Binakal,” ucapnya.

“Atas nama pribadi saya mohon maaf atas kekhilafan saya kepada pihak media,” lanjut Roni dalam rekaman.

Diketahui, yang dituding arogan kepada pihak media ternyata tidak hanya anggota Polsek Binakal itu saja.

Baca Juga: GRATIS! Jangan Sia-siakan Kesempatan! Tryout OSN SD Nasional Menantimu, Ini Cara Ikutnya!

Melainkan, sosok Bripda Beni Leo Andriawan selaku anggota Brimob Polda Jatim juga disebut arogan oleh publik.

Tidak lain, hal ini dikarenakan Beni dengan tegas meminta awak media untuk tidak meliput proses evakuasi jenazah di Gunung Saeng.

“Tidak ada dokumentasi, tidak ada dokumentasi, media tidak ada dokumentasi,” ucap Beni saat beranjak dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: Sensasi Touring Nyaman dan Terkoneksi Bareng New Honda PCX160 RoadSync

Oleh karena itu, Beni sontak menuturkan permintaan maaf usai dirinya dituding arogan lantaran intimidasi pihak jurnalis.

“Saya Beni Leo Andriawan pangkat Bripda, anggota kompi 3 batalyon Brimob Polda Jatim,” jelasnya.

“Atas nama pribadi saya mengucapkan permohonan maaf atas apa yang saya lakukan kepada pihak media,” lanjutnya. ***