POJOKSATU.ID – Inilah sosok Affan Kurniawan (21), seorang driver ojek online (ojol) yang tengah ramai disorot.
Bagaimana tidak, disorotnya sosok driver ojol ini lantaran telah jadi korban arogansi oknum Brimob.
Yang mana, Affan Kurniawan dikabarkan telah tewas mengenaskan usai dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.
Baca Juga: Dukung Vokasi, Astra Honda Bekali Siswa SMK Master Bogor dengan Ilmu dan Motivasi
Berdasarkan informasi dihimpun, dilindasnya driver ojol tersebut saat dirinya mengikuti aksi demo di Jakarta.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @kegblgnunfaedh pada Jumat (29/8/2025).
Dalam unggahannya, identitas driver ojol yang tewas dilindas rantis Brimob dikonfirmasi merupakan sosok Affan.
Baca Juga: Bukan Ikut Demo, Affan Kurniawan Sedang Antar Orderan Makanan Saat Tewas Dilindas Rantis Brimob
“Affan Kurniawan, kelahiran Juli 2004. Bulan lalu baru saja berusia 21 tahun. Tewas dibunuh oleh aparat yang gajinya diambil dari uang rakyat,” jelas di-caption.
Perlu diketahui, insiden tragis ini terjadi usai masyarakat menggelar aksi demo pada Kamis (28/8/2025).
Dalam aksi demonstrasi itu, masyarakat yang didominasi para buruh menuntut pihak pemerintah untuk membentuk sebuah kebijakan berasaskan kedaulatan rakyat.
Berikut tuntutan aksi demo buruh:
1. Menghapus sistem outsourcing dan menolak upah murah.
2. Membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan PHK.
3. Melakukan reformasi pajak perburuhan yang berkeadilan, termasuk penghapusan pajak pesangon, THR, dan JHT.
5. Mengesahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa skema omnibus law.
6. Mengesahkan RUU Perampasan Aset untuk memberantas korupsi.
7. Merevisi UU Pemilu demi sistem demokrasi yang lebih aspiratif dan terbuka.
8. Mengesahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Belajar AI dan GenAI Terlengkap di Indonesia, Cek Lokasi Hingga Metode Belajar, Ada yang Gratis Hingga Premium
9. Menegakkan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di sektor pertambangan.
10. Menerapkan sistem pengupahan adil bagi pekerja perkebunan sawit.
11. Meratifikasi Konvensi ILO-190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.
Namun, aksi demonstrasi para buruh lagi-lagi berujung pada tindak penganiayaan peserta aksi demo.
Sebab, terdapat salah satu peserta aksi demonstrasi yang menjadi korban kebengisan oknum aparat berseragam.
Dalam hal ini, Affan yang menyuarakan aspirasinya untuk kesejahteraan para buruh menjadi korban dalam aksi tersebut.
Yang mana, dirinya dilindas oleh rantis Brimob dengan laju kecepatan yang cukup kencang di kawasan Pejompongan, Jakarta.
Saat dilindas, korban langsung dievakuasi oleh para peserta aksi demo lainnya untuk dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Tidak lama setelah di bawa ke RSCM, driver ojol tersebut dikabarkan telah meninggal dunia usai sempat menjalani perawatan medis.
Sedangkan, pengemudi yang mengendarai rantis Brimob tersebut sontak melarikan diri usai tabrak korban hingga sekarat. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



