POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus pembunuhan sopir taksi online asal Medan, Sumatera Utara (Sumut) kian menarik perhatian publik.

Tidak lain, hal ini dikarenakan korban dalam tindak pidana itu ditemukan dalam keadaan mengenaskan.

Yang mana, Michael Frederick Pakpahan (25) selaku sopir taksi online itu ditemukan di dalam goni pinggiran sungai kawasan Langkat, Sumut.

Baca Juga: Jangan Tunda! Update Dapodik dan Info GTK, Tunjangan Guru Aman di Rekening dari Prof Nunuk!

Usut punya usut, keberadaan jasad Michael Frederick Pakpahan di sebuah paluh ini ternyata sempat dihiraukan para warga setempat.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media sumutpos.jawapos.com pada Jumat (11/4/2025).

Dalam artikelnya, para warga sempat menghiraukan aroma tidak sedap dari tubuh korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: RAMAI di Medsos, Relevansi Matematika di SMA Jadi Perdebatan, Disebut TIDAK BERGUNA, Muncul Pro dan Kontra Usulan Penghapusan Materi Lanjutan

Bukan tanpa sebab, hal itu dilakukan para warga lantaran mereka mengira bahwa aroma itu tidak berasal dari jasad manusia.

“Warga sekitar menyebut, ada mencium bau menyengat dari arah sungai sejak beberapa hari belakangan,” jelas dikutip.

“Tapi kami (warga) tidak menyangka ada mayat. Sore, karung ditemukan petugas dan isinya mayat,” lanjut laporan artikel.

Baca Juga: Benarkah Indonesia Lebih Dulu Ajukan Pertemuan dengan Trump? Ini Kata Menlu

Perlu diketahui, insiden ini mencuat ketika pihak keluarga korban melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.

Yang mana, dalam laporan tersebut pihak keluarga mengadukan bahwa Michael dikabarkan telah menghilang.

Ditambah lagi, pihak keluarga juga mendapatkan kabar bahwa Michael telah jadi korban pembunuhan.

Baca Juga: Buntut Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online Michael Frederick Pakpahan di Sumut: Pelaku Diduga Ayah dan Anak

Sebab, korban yang berprofesi sebagai sopir taksi online ini tidak kunjung pulang selama beberapa hari.

Berdasarkan informasi dihimpun, pihak keluarga tidak mendapatkan kabar dari korban sejak Minggu (6/4/2025).

Padahal, korban saat itu diketahui tengah mengambil orderan penumpang sekitar pertengahan malam.

Baca Juga: Sebelum Ditemukan Tewas Dalam Goni, Sopir Taksi Online di Medan Sempat Dinyatakan Hilang

“Usai menerima pesanan antar penumpang, korban disebut tidak dapat dihubungi sekitar pukul 02.00 WIB,” jelas dikutip.

Oleh karena itu, aparat kepolisian yang menerima laporan tersebut sontak mengambil langkah tegas untuk mengusut kasus.

Waktu silih berganti, para penyelidik yang bertugas mencari keberadaan korban berhasil meringkus para tersangka.

Baca Juga: JADWAL LENGKAP Serie A Pekan ke 32, SUGUHKAN Inter vs Cagliari, Ujian Konsistensi Nerazzurri, Laga DERBY ROMA Tawarkan Persiangan Ketat ke Zona Eropa

Berdasarkan informasi beredar, pelaku pembunuhan sopir taksi online itu disinyalir merupakan seorang ayah dan anak.

Yang mana, kedua pelaku pembunuhan itu berhasil ditangkap di kawasan Kabanjahe, Karo, Sumut.

“Dua pelaku yang ditangkap berinisial K dan A. Disebut-sebut kedua pelaku adalah anak dan bapak ditangkap di Kecamatan Kabanjahe,” jelas dikutip dari portal Pojoksatu.id. ***