POJOKSATU.id, JAKARTA— Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI dan Mendiktisaintek di kantor BP BUMN.

Menurut Sjafrie, sinergi pertahanan negara dan pengelolaan sumber daya strategis nasional menjadi fokus utama pemerintah.

Rapat yang dihadiri Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto serta Panglima TNI Agus Subiyanto digelar, Selasa (12/5) lalu.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Kendaraan, Muncul Simulasi Tarif Jalan Berbayar di Jabar, Berapa Tarif Motor dan Mobil?

Sjafrie Sjamsoeddin rapat bersama jajaran Badan Industri Mineral (BIM) ini di Kantor BP BUMN, Jakarta Pusat.

Dalam keterangan tertulis di akun Instagram @sjafrie.sjamsoeddin dilihat Sabtu (16/5), Sjafrie menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi mineral yang sangat besar dan strategis.

Menurutnya, potensi tersebut harus dijaga serta dikelola secara aman dan tertib agar benar-benar berorientasi pada kepentingan nasional.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Turun, UBS dan Galeri24 Melemah, Antam Masih Bertahan Stabil

“Dalam konteks ini, pertahanan negara memiliki peran penting untuk mendukung stabilitas wilayah, pengamanan objek strategis, serta memastikan proses eksplorasi dan pengelolaan berjalan sesuai tata kelola yang baik,” ujar Sjafrie, Sabtu, 16 Mei 2026.

Sjafrie yang juga menjabat Ketua Dewan Pengarah BIM menegaskan pentingnya pengembangan tambang logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth element (REE) di Mamuju, Sulawesi Barat.***