POJOKSATU.id, JAKARTA—Jurnalis atau wartawan Situr Wijaya yang meninggal di kamar hotel di Jakarta Barat ternyata merupakan chief executif officer dari media online Insulteng.id.

Tak ada hal mencurigakan dari berita atau tulisannya beberapa hari terakhir sebelum Situr ditemukan meninggal dunia di kamar hotel D’Paragon, Jakarta Barat, Jumat (4/4/2025) lalu.

Sebagai editor, Situr terakhir mengunggah atau mengupload berita pada Rabu (2/4/2025) atau dua hari sebelum ditemukan tewas di kamar hotel.

Pada 2 April 2025 sekitar pukul 13.33 WIB, Situr mengunggah berita kematian aktor Ray Sahetapy. Ray merupakan aktor asal Donggala Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Terakhir Bersama Wanita Inisial V, Istri Ungkap Kejanggalan Tewasnya Wartawan Situr Wijaya di Hotel

Pada hari yang sama sekitar pukul 12.47 WIB, editor atas nama Situr Wijaya juga mengunggah berita tentang kasus Lisa Mariana dengan Ridwan Kamil.

Di hari yang sama sekitar pukul 12.20 WIB, editor Situr Wijaya juga mengupload berita desain Toyota Avanza tahun 2025 yang berubah total. Desain atau foto Mobil ini viral di media sosial (medsos).

Sementara pada tanggal 1 April sekitar pukul 20.53 WIB, Situr menulis berita tentang Bupati Donggala yang memantau banjir di sana.

Begitu juga dengan hari-hari sebelumnya, tidak ada berita yang mencurigakan ditulis oleh yang bersangkuta.

Baca Juga: Lisa Mariana Ungkap Anak Ridwan Kamil Lahir Prematur Januari 2022, Usia Kehamilan Hanya 6 Bulan

Dari kotak redaksi di media online ini, media ini beralamat di Jalan Mamara Perumahan Khazanah Land Blok A No 1, Kawatuna, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dari box redaksi terlihat nama Situr Wijaya sebagai chief executif officer juga sekaligus editor dari media online ini.

Ditemukan Tewas di Jakbar

Situr Wijaya (33) ditemukan tewas di Hotel D’Paragon, Jakarta Barat, Jumat (4/4/2025) lalu.

Dari rekaman CCTV hotel, Situr Wijaya terpantau terakhir kali bersama seorang wanita inisial V sejak Kamis 3 April 2025 pukul 18.50 WIB.

Polisi menyebut ada infeksi paru berat (diduga TBC) di tubuh korban. Sementara dari pengakuan sang istri, Selviyanti, mengungkapkan fakta berbeda.

Baca Juga: Geger, Abu Janda Viral Jadi Komisaris PT Jasamarga Toll Road Operation, Netizen : Usaha Tak Mengkhianati Hasil

Selviyanti mengungkap suaminya mengaku berangkat ke Jakarta untuk urusan penting, sekaligus bersilaturahmi dengan keluarganya di Jawa.

Sementara Polda Metro Jaya mengungkapkan hasil otopsi sementara jenazah Situr Wijaya.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, korban terindikasi mengalami infeksi paru-paru.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, infeksi tersebut diduga akibat penyakit TBC.

"Berdasarkan hasil autopsi sementara, terdapat indikasi adanya infeksi pada paru-paru," ujar Kombes Ade dikutip dari keterangan resminya pada Senin, 7 April 2025.***