POJOKSATU.ID – Kasus siswa SDN 1 Kenayan di Tulungagung, Jawa Timur belakangan ini ramai disorot publik.
Tidak lain, hal ini terjadi usai sejumlah siswa tersebut viral tengah berjoget ria dengan seorang biduan saat perpisahan.
Terlebih, siswa yang masih mengenakan seragam merah putih itu juga tampak sawer biduan tersebut.
Baca Juga: Telkom Mantapkan Layanan Digital, Direksi Sambangi Pelanggan dan Cek Infrastruktur di Surabaya
Oleh karena itu, tidak heran Ahmad Syifa selaku anggota Dewan Pendidikan Tulungagung turut menanggapi kasus yang terjadi.
Sebagaimana halnya dikutip Pojoksatu.id dari portal media jawapos.com pada Sabtu (21/6/2025).
Dalam artikelnya, Ahmad menuturkan bahwa fenomena yang terjadi tidak hanya melibatkan kesalahan para siswa.
Baca Juga: Telkom Siapkan Ribuan Talenta Digital Tangguh: Dari Kampus ke Industri Lewat Digistar Connect
Melainkan, sistem pendidikan yang tidak efektif juga disebut Ahmad menjadi akar permasalahan tersebut.
“Kita butuh kebijakan yang berpihak pada pendidikan yang utuh, bukan demi keuntungan pribadi atau kelompok. Sudah cukup kebijakan asal jadi,” terangnya.
“Pendidikan kita memang perlu diperbaiki, baik dari sisi kualitas maupun moral,” lanjut Ahmad.
“Kasus siswa SD yang nyawer biduan ini jelas menunjukkan bahwa pendidikan karakter belum berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Perlu diketahui, sejumlah siswa yang terekam tengah nyawer seorang biduan itu dikonfirmasi duduk di bangku kelas 6.
Yang mana, mereka merayakan acara perpisahan di ruang lingkup sekolah dengan mengundang seorang biduan.
“Sedang nyawer dan berjoget bersama seorang biduan dalam acara tasyakuran dan perpisahan kelas 6,” jelas dikutip dari portal Pojoksatu.id.
“Tampak dua siswa laki-laki berjoget dengan gaya tak lumrah di depan biduan yang tengah bernyanyi,” lanjutnya.
Bukan main, orang tua murid yang menyaksikan aksi tersebut ternyata tidak hanya sekadar menonton saja.
Berdasarkan informasi dihimpun, mereka juga tampak mendukung anak-anaknya dalam aksi joget bersama biduan.
Hal ini dibuktikan dalam unggahan video beredar, salah satu orang tua murid tampak memberikan selembaran uang kepada anaknya.
Yang mana, uang itu dipergunakan sejumlah siswa SDN 1 Kenayan kelas 6 untuk nyawer biduan tersebut. ***



