POJOKSATU.ID-  Publik kini menyoroti secara tajam citra Aura Cinta, remaja yang sebelumnya dikenal karena kritiknya pedas terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Terungkapnya fakta bahwa ia adalah seorang selebgram dengan ribuan pengikut, bintang iklan produk pinjaman online (pinjol), dan bahkan memiliki pengalaman berakting di sejumlah judul FTV.

Dia juga adalah seorang Selebgram dan Beauty Vlogger dilihat dari pengikut di tiktoknya yang mencapai 11ribu pengikut.

Di akun instagram miliknya terdapat kumpuan cuplikan saat dia beradu akting dengan para aktor tanah air.

Baca Juga: Timnas U23 Indonesia Bersiap HADAPI ASEAN Cup U23 2025, Gerald Vanenburg Segera PILIH PEMAIN, Manfaatkan Peluang TIDAK SATU GRUP dengan Vietnam

Seperti Aura Cinta pernah bermain film FTV beradu akting dengan dengan aktor Randy Martin dengan judul “Sayap Cinta Terindah” sebagai pemain figuran.

Dia juga sudah sering muncul di acara acara TV, seperti Garis Tangan 2 yang tayang di GTV, dan Bintang iklan dalam suatu produk.

Hal memunculkan pertanyaan serius mengenai kebenaran narasi "korban penggusuran miskin" yang selama ini ia tampilkan.

Bagaimana mungkin seorang yang aktif di dunia hiburan, dengan potensi penghasilan dari endorse, iklan, dan bahkan honor bermain FTV, mengaku sebagai korban miskin penggusuran?

Kontradiksi inilah yang kini menjadi sorotan utama, Aura Cinta bukanlah sosok yang sepenuhnya terpinggirkan secara ekonomi.

Baca Juga: Rumah Stasiun

Keterlibatannya dalam industri hiburan mengindikasikan adanya akses dan peluang finansial yang signifikan.

Pengakuan Aura Cinta sebagai korban miskin penggusuran di bantaran Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) kini terasa janggal di mata banyak orang.

Apakah air mata yang ia tampilkan di hadapan publik dan media merupakan kepedihan seorang yang benar-benar tak berdaya, ataukah hanya bagian dari sebuah citra yang dibangun untuk mendapatkan simpati atau tujuan tertentu?

Mengingat platform media sosial yang ia miliki dan popularitasnya sebagai selebgram, ia memiliki kemampuan untuk membentuk opini publik dan menjangkau khalayak yang luas.

Keterlibatannya dalam mengiklankan produk pinjol juga menjadi poin krusial. Industri pinjol seringkali dikritik karena praktik bunganya yang tinggi dan berpotensi menjerat masyarakat ekonomi lemah.

Baca Juga: Viral di Media Sosial: Guru Diduga Berikan Soal Ujian Gambar Alat Kelamin Sendiri, Tuai Kontroversi

Ironisnya, seorang yang mengaku sebagai bagian dari masyarakat yang terhimpit ekonomi justru mempromosikan produk yang bisa memperburuk kondisi keuangan kelompok rentan.

Hal ini semakin mengikis kepercayaan publik terhadap narasi "korban miskin" yang ia usung.

Publik kini mempertanyakan motif sebenarnya di balik kritik vokal Aura Cinta terhadap Dedi Mulyadi.

Apakah ia benar-benar memperjuangkan nasib sesama korban penggusuran, ataukah ada kepentingan pribadi yang terselubung.

Banyak komentar dari netizen mengungkapkan bahwa Aura Cinta bukan dari golongan rakyat miskin.

Baca Juga: Viral di Media Sosial: Guru Diduga Berikan Soal Ujian Gambar Alat Kelamin Sendiri, Tuai Kontroversi

“Dia punya mobil brio dan usaha botol yg buat isi bensin eceran itu,” ungkap @andre saputra andre salah satu netizen yang ikut berkomentar di laman facebook.

Ada juga “itu anak orang tuanya punya mobil ngomong miskin,tandain itu orang nya daerah kali CBL sekitarnya,orang tuanya juga punya kontrakan 6 pintu masih dibilang miskin,” ungkap akun Agung Setiawan yang juga ikut berkomentar.

Semakin banyak fakta yang terkuak semakin membuat publik bertanya tanya,apakah ini real kritik rakyat miskin terhadap pemerintah,atau hanyalah settingan demi popularitas semata?***