POJOKSATU.id, ACEH—Banyak warga net yang memberikan simpati kepada ibu dua anak, Safitri, yang diceraikan suaminya seorang anggota Satpol PP di Aceh Singkil.

Kisah ini menyita empati masyarakat dimana Safitri diceraikan suaminya hanya 3 hari sebelum suaminya menerima SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Agustus 2025 lalu.

Safitri menyebut dia berjuang bersama suaminya dari nol, lalu baju Korpri yang akan digunakan suaminya dilantik sebagai PPPK itu berasal dari hasil keringatnya berjualan sayur di pasar-pasar.

Namun ketika suaminya bakal resmi menjadi pegawai pemerintah dengan sistem PPPK, dia dicampakkan begitu saja.

Baca Juga: Oknum Kades Munjul Dipanggil DPMD Pandeglang Usai Video Asusila Viral di Medsos

Kisah yang dia bagikan di akun Facebook miliknya @Safitri Alshop Aceh, menuai empati dari berbagai elemen masyarakat.

Sebagian netizen ada yang mau memberikan bantuan dana, sebagian memberikan bantuan moral yang lain.

“Makasih kak Lovika. Terimaksih atas kebaikkan kakak. Semoga kami mendapatkan keadilan. Amin. Semoga kebaikan kakak di bls oleh Allah berlipat2 kak,” kata Safitri mengomentari salah satu unggahan netizen bernama Lovika Susana Dewi Bangun.

Lovika Susana dalam video itu mau membantu Safitri dengan memberikan modal usaha dan juga uang pegangan Safitri.

Baca Juga: Anggota Satpol PP Aceh Singkil Disebut Tinggalkan Istri dan 2 Anak 3 Hari Jelang Terima SK PPPK

“Teruntuk kak Safitri Alshop Aceh, lovika siap kirimkan kakak modal usaha dan sejumlah uang untuk pegangan kk kedepan. Kapanpun kk sudah siap dan tenang segera hubungi lovika, banyak yang perhatian dan sayang dengan kak syahfitri. Jadi kuat dan bangkit lah,” kata Lovika.

Sebagian netizen lain memberikan dukungan moril kepada Safitri.

“Emang boleh seviral itu. Emng sich sesedih itu. Apa lagi udh wanita ma anak,” ujar akun Shinta Solin.

Dalam postingan di Facebook @ Safitri Alshop Aceh, Safitri juga memuat video perjuangannya ketika berjualan ke pasar-pasar rakyat di Aceh Singkil demi membantu ekonomi keluarganya.

Baca Juga: Sosok Melda Safitri, Diceraikan Suami Usai Lulus PPPK di Aceh Singkil, Sempat Belikan Baju Korpri Hasil Jualan Sayur

“Ada pengorbanan yg tak pernah kau lihat. Dengan mata kepala mu, ada nyawa taruhannya demi sesuap nasi. Dan kebutuhan kita lainnya. Sekali-sekali lihat lah pengorbanan qu. Jangan hanya kesalahan qu yg terlihat,” kata Safitri.

“Demi bisa membeli baju KOPRI mu bg,” tegas Safitri di postingan itu.

Meski bukan baju Korpri mahal yang dibeli Safitri, namun ini kata Safitri membuktikan bahwa kebutuhan suaminya dia utamakan daripada kebutuhan dia sendiri.

“Jangan dilihat dari harga, namun lihat lah dengan hati. Kebutuhan mu lebih qu utamakan di banding kan untuk diri qu sendiri,” katanya.

Sebelumnya, kisah viral menghiasi jagat media sosial Facebook berasal dari Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Seorang anggota Satpol PP di sana menceraikan istri dan meninggalkan dua anaknya usai menang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Seorang perempuan bernama Safitri bersama dua anaknya yang masih kecil, dipulangkan ke rumah orang tuanya ke Aceh Selatan, usai sang suami dinyatakan lulus PPPK di Kantor Satpol PP dan WH Aceh Singkil.

Safitri melalui akun Facebook Safitri Alshop Aceh membagikan kisahnya dan kini viral dan menuai ribuan komentar warganet.

Sementara itu, Kepala Desa Siti Ambia, Aceh Singkil, Aswalun, membenarkan perceraian tersebut, tetapi menyatakan tidak tahu apakah keputusan itu dipengaruhi oleh kelulusan PPPK.

“Benar, mereka sudah bercerai. Tapi apakah karena faktor lulus PPPK, saya juga tidak tahu,” ujarnya kepada wartawan, Senin (20/10/2025).***