POJOKSATU.id - Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus menegaskan dirinya tidak anti kritik. Sebaliknya, ia meminta jika lembaganya tidak berjalan baik agar dikritik.
Itu disampaikan Irjen Akhmad Wiyagus dalam silaturahmi dengan para pemimpin redaksi (pemred) media massa di ruang Riung Mumpulung Polda Jabar, Selasa 4 April 2023 sore.
"Saya orangnya tidak anti kritik. Silahkan kritik jika memang di bawah kepemimpinan saya ini lembaga ini tidak berjalan dengan baik," ujarnya.
Peraih Hoegeng Award 2022 ini menyatakan, program Presisi Kapolri harus dirasakan oleh masyarakat.
"Presisi itu harus bermanfaat, bagaimana masyarakat bisa merasa aman, nyaman. Bahkan saat ini kita sudah melakukan research terhadap kepuasan masyarakat ke Polri," jelasnya.
Mantan Wakapolda Jabar tahun 2020 ini berharap seluruh media massa di Jabar bisa bersinergis dan berkolaborasi dengan Polda Jabar.
"Saya berharap tak ada sekat dalam menjalankan tugas dan fungsi masing masing, pers dan Polri selalu bersinergi membangun bangsa," tekan dia.
Perwakilan Pemred yang diwakili Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Jabar, Hilman Hidayat menyambut baik silaturahmi Kapolda Jabar dengan jajaran pemred di Jabar.
"Ini langkah yang luar biasa, karena pilar demokrasi keempat yakni pers langsung diajak silaturahmi di awal kepemimpinan Irjen Akhmad Wiyagus. Srtinya, pemimpin ini membaca dinamika masyarakat ini, melalui media," kata Hilman.
Ditambahkan Hilman, bahwa PWI dan seluruh media massa mendukung sinergi bersama Polri dalam memerangi berita hoaks.
"Kami sudah ada MOU dengan Polri soal berita hoaks dan perlindungan profesi wartawan saat meliput di kepolisian. Bahkan wartawan meliput di kepolisian sesuai dengan UU pers no 40 tahun 1999 itu kita lindungi," kata dia.
Sebaliknya, ia mengingatkan awak media agar tidak melakukan intervensi kasus dalam setiap peliputannya.
"Itu menjadi ranah kepolisian untuk menjerat dengan undang-undang yang sesuai pelanggarannya," tegasnya.
Reporter: Arief Pratama
Editor: Guruh




