POJOKSATU.ID - Pihak manajemen Ruangguru secara resmi telah mengeluarkan pernyataan tertulis terkait keputusan tegas mendiskualifikasi salah satu peserta dalam program kompetisi Clash of Champions.

Langkah hukum dan administratif ini diambil setelah pihak perusahaan menerima informasi eksternal serta melakukan proses verifikasi serta klarifikasi secara langsung dengan pihak terkait.

Berdasarkan hasil investigasi internal tersebut, Ruangguru menemukan adanya informasi material terkait pelanggaran yang tidak disampaikan oleh peserta selama proses seleksi dan administrasi.

Selain itu, ditemukan pula adanya keterangan yang dinilai tidak sesuai dengan fakta riil di lapangan pada saat proses klarifikasi berlangsung.

Baca Juga: Tangkapan Layar Kronologi dan Kesaksian Korban Warnai Dugaan Kasus Kontestan Clash of Champions Season 3

Atas dasar temuan tersebut, Ruangguru memutuskan bahwa peserta yang bersangkutan kini tidak lagi menjadi bagian dari program kompetisi Clash of Champions.

Manajemen secara resmi mencabut seluruh hak, akses, hak istimewa, manfaat, serta fasilitas yang sebelumnya melekat pada peserta tersebut.

Dampak dari keputusan ini juga membuat peserta yang bersangkutan tidak akan dilibatkan lagi dalam kegiatan promosi, publikasi, acara, maupun aktivitas publik lainnya.

Terkait dengan kelanjutan penyiaran program, Ruangguru akan melakukan penyesuaian editorial untuk membatasi kemunculan peserta yang bersangkutan sejauh mungkin dalam tayangan.

Baca Juga: Bongkar Latar Belakang Kontestan, Utas Viral di Platform X Clash of Champions Season 3

Kebijakan sensor atau penyuntingan ulang ini ditempuh demi menjaga integritas kompetisi, kesinambungan tayangan, serta keadilan bagi para peserta lainnya.

Keputusan berat ini dilaporkan telah disampaikan langsung kepada peserta yang bersangkutan, dan yang bersangkutan menyatakan menerima serta mendukung keputusan tersebut.

Demi menjaga privasi serta martabat pihak-pihak yang terdampak, Ruangguru memilih untuk tidak menyampaikan detail lebih lanjut mengenai pelanggaran teknis tersebut.

Di sisi lain, informasi dari unggahan media massa mengabarkan bahwa keputusan pengeluaran mahasiswa berinisial GM ini mencuat tidak lama setelah penayangan episode ketiga.

Sebagai evaluasi ke depan, pihak manajemen berkomitmen untuk memperkuat proses seleksi dan verifikasi peserta pada pelaksanaan program berikutnya.

Ruangguru juga menegaskan komitmennya untuk selalu menjaga lingkungan program yang aman, bertanggung jawab, serta menghormati seluruh pihak yang terlibat.

Kabar mengenai langkah tegas dari produser dan sutradara program ini terpantau menjadi perhatian dan pembahasan yang sangat ramai di kalangan netizen pada hari ini.

Pengetatan sistem administrasi kepegawaian dan kepesertaan ini diharapkan menjadi standar baku baru bagi penyelenggaraan ajang kompetisi akademis di masa depan.***