POJOKSATU.ID – Belum lama ini sosok Tutuka Ariadji tengah ramai diperbincangkan publik di media sosial.
Sebab, Tutuka Ariadji selaku eks Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas (Migas) ini dikabarkan diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).
Yang mana, pemeriksaan ini tidak lain terkait soal kasus korupsi minyak mentah di ruang lingkup Pertamina.
Baca Juga: Petunjuk Teknis Pengelolaan Tunjangan Guru Non-ASN: Bagaimana Cara Mendapatkannya?
Usut punya usut, Tutuka Ariadji yang dikenal eks Dirjen Migas ini ternyata seorang guru besar di Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Eks Dirjen Migas itu juga berprofesi sebagai guru besar yang mengajar di salah satu kampus ternama,” jelas dikutip dari portal Pojoksatu.id.
“Tutuka diketahui mengajar sebagai dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB) tempat dirinya berkuliah,” lanjutnya.
Namun, Tutuka baru-baru ini kembali disorot publik bukan karena rekam jejaknya di ruang lingkup pendidikan.
Melainkan, dirinya disorot terkait putaran kasus korupsi minyak mentah Pertamina yang telah habiskan Rp1 kuadraliun.
Oleh karena itu, Tutuka diperiksa oleh pihak Kejagung lantaran kariernya sempat berkiprah di lingkungan pemerintah.
Seperti diketahui, guru besar ITB ini sempat menjabat sebagai Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Hal ini juga diungkapkan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar.
Harli menuturkan bahwa Tutuka selaku eks Dirjen Migas ini dikonfirmasi diperiksa oleh para penyidik Kejagung.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB Gerak Cepat Bantu Korban Banjir Karawang
“Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa TA (Tutuka Ariadji),” jelasnya.
“Selaku Dirjen Migas pada Kementerian ESDM periode 2020–2024,” lanjut Kapuspenkum Kejagung.
Berdasarkan informasi beredar, Tutuka yang berprofesi sebagai guru besar ITB ini tidak hanya diperiksa seorang diri.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Tergolong Stabil Yakni Diangka Rp1.690.000 Per Gram
Melainkan, beberapa eks Dirjen Migas Kementerian ESDM lainnya juga ikut dipanggil Kejagung dalam kasus serupa. ***



