POJOKSATU.ID – Belum lama ini sosok Mohammad Riza Chalid tengah ramai jadi perbincangan publik.
Bagaimana tidak, Riza Chalid yang dikenal sosok “raja minyak” ini disinyalir kuat terjerat dalam kasus korupsi minyak mentah PT Pertamina.
Seperti diketahui, baru-baru ini sederet pejabat PT Pertamina telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi tersebut.
Bukan main, total kerugian yang dialami negara dari tindak praktik tersebut disinyalir mencapai Rp193,7 triliun.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media Antaranews.com pada Rabu (26/2/2025) yang mengungkap kasus tersebut.
Dalam artikelnya, Riza diduga terlibat lantaran anak kandungnya yang bernama Muhammad Kerry Adrianto tersandung kasus serupa.
Baca Juga: Kadisdik Sumut: Tak Ada Berkas yang Terbakar
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Abdul Qohar.
Abdul menuturkan bahwa sosok “raja minyak” tersebut diduga ikut mengambil andil dalam impor minyak mentah.
Oleh karena itu, pihak Kejagung melalui para penyidik melakukan penggeledahan di kediaman Riza pada Selasa (25/2/2025).
Tidak lain, hal ini bertujuan untuk mengungkap sindikat kasus korupsi yang telah merugikan kas negara.
“Yang pasti, satu bocoran. Kami menggeledah rumah Muhammad Riza Chalid. Semuanya akan dimintai keterangan sebagai saksi apabila terkait dengan perkara ini,” jelasnya.
“Penyidik juga sedang mengumpulkan alat bukti apakah memang ada orang lain yang ikut terlibat, tidak terkecuali Muhammad Riza Chalid,” lanjutnya.
Baca Juga: Viral Video Aksinya Meludahi Sup Ricky Perdana saat Makan Bareng, Simak Klarifikasi Dewi Perssik
Lebih lanjut, dugaan bahwa sosok “raja minyak” ini terseret tidak lain lantaran anaknya tersandung kasus serupa.
Seperti diketahui, Kerry berperan penting dalam kasus korupsi minyak mentah yang dilakukan oleh Pertamina.
Yang mana, dirinya berperan sebagai pihak ketiga dalam melakukan transaksi impor menggunakan beberapa produknya.
Baca Juga: Kebakaran di Kantor Dinas Pendidikan Sumut Diduga Akibat Kabel Listrik
Tidak hanya itu, Bos PT Navigator Khatulistiwa ini juga menaikkan tarif transaksi tiap minyak mentah yang diimpor. ***



