POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah ramai mencecar sosok Pratu Aprianto Rede Raja, anggota TNI AD.
Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai Pratu Aprianto Rede Raja telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23).
Seperti diketahui, Prada Lucky berakhir tewas mengenaskan usai dianiaya sejumlah seniornya saat berada di barak.
Baca Juga: Sosok Pratu Aprianto Rede Raja, Salah Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Prada Lucky Hingga Tewas
Usut punya usut, Pratu Aprianto Rede Raja yang diduga jadi pelaku penganiayaan ini ternyata seorang atlet tinju.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik Bambang Dwi Laksmono.
“Pratu Aprianto Rede Radja diduga melakukan penganiayaan terhadap Prada Lucky dengan tangan kosong,” jelasnya.
Baca Juga: Azko Living Plaza Lakukan Edukasi Kesehatan Hingga Memberikan Diskon Kepada Pelanggan
“Menilik latar belakangnya, Pratu Aprianto Rede Radja bukan prajurit TNI biasa, ia adalah seorang atlet tinju Pertina,” lanjut repost akun.
Perlu diketahui, tidak hanya Pratu Aprianto saja yang terlibat dalam insiden mematikan Prada Lucky.
Melainkan, sejumlah rekan dan atasannya yang seorang perwira juga ikut andil dalam melakukan penganiayaan terhadap korban.
Baca Juga: Wuling Air ev, Mobil Listrik Mungil Lincah, Ini Harga Terbaru Agustus 2025
Seperti Letda Inf Thariq Singajuru, Komandan Pleton (Danton) Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 834 Waka Nga Mere Nagekeo, NTT, tempat dan korban bertugas.
Tidak heran, keterlibatan sosok perwira itu langsung mendapat perhatian dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tubagus Hasanuddin.
Hasanuddin menuturkan bahwa sikap yang diperbuat perwira tersebut sangat bertolak belakang dengan prosedur hukum.
Baca Juga: Almira Belum Terbukti Bantu Suaminya Aditya Hanafi Habisi Nyawa Teman Mereka Karya Listyanti Pertiwi
Sebab, menurutnya, seorang perwira seharusnya menjadi contoh bagi para prajuritnya selama menjalani tugas negara.
“Harus tinggal bersama prajurit di barak untuk mengawasi. Bukan sebaliknya, malah terlibat dalam sebuah kejahatan bersama-sama,” terangnya. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



