POJOKSATU.id - Nama Fikri Thobari tengah menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang turut mengamankan Bupati Rejang Lebong tersebut.

Penindakan yang dilakukan KPK itu membuat sosok Fikri Thobari ramai diperbincangkan, terutama terkait profil serta rekam jejak karier politiknya di Provinsi Bengkulu.

Fikri Thobari dikenal sebagai kepala daerah yang memimpin Kabupaten Rejang Lebong, salah satu wilayah strategis di Provinsi Bengkulu.

Baca Juga: Pemkab Bandung Usulkan Raperda Baru Pengelolaan Aset Daerah, DPRD Kabupaten Gelar Paripurna

Daerah ini dikenal memiliki potensi di sektor pertanian serta perdagangan yang cukup berkembang di wilayah tersebut.

Dalam perjalanan karier politiknya, Fikri Thobari cukup lama aktif dalam dinamika pemerintahan daerah.

Ia dikenal sebagai tokoh yang terlibat dalam berbagai aktivitas politik lokal sebelum akhirnya maju dalam pemilihan kepala daerah.

Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari di LHKPN

Karier politiknya semakin dikenal ketika ia mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah Rejang Lebong.

Dukungan yang diperoleh dari masyarakat membawanya terpilih sebagai bupati dan memimpin jalannya pemerintahan di kabupaten tersebut.

Sebagai kepala daerah, Fikri Thobari memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola jalannya pemerintahan daerah.

Tugas tersebut meliputi pengelolaan anggaran daerah, pelaksanaan program pembangunan, hingga pengawasan proyek-proyek yang dijalankan pemerintah kabupaten.

Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari di LHKPN

Sejumlah program pembangunan daerah juga menjadi bagian dari agenda pemerintahan yang dipimpinnya, termasuk peningkatan infrastruktur serta pelayanan publik bagi masyarakat.

Namun, perjalanan kepemimpinannya kini menjadi sorotan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terkait dugaan perkara korupsi.

Wakil Ketua KPK Fitroh Cahyanto membenarkan penindakan tersebut.

Dalam operasi tersebut, penyidik KPK juga mengamankan barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang didalami.

Saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diamankan dalam operasi tersebut untuk mendalami konstruksi perkara.

Baca Juga: Longsor Tewaskan Warga di Bantar Gebang, DPRD Jabar Minta Sistem Open Dumping Dihentikan

Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena menambah daftar kepala daerah yang tersandung kasus korupsi dan ditangani oleh KPK.***