POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus kebakaran di salah satu rumah eks anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Yang mana, rumah mantan anggota DPR itu terbakar habis di kawasan Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi dihimpun, rumah yang terbakar itu diketahui milik Azam Azman Natawijana.

Baca Juga: Wagub Jabar Minta Pemerataan Perguruan Tinggi Swasta di Seluruh Daerah

Diketahui, sebanyak 7 unit mobil mewah milik Azam Azman Natawijana ini berakhir hangus usai dimakan korbaran api.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarsurabaya.jawapos.com pada Sabtu (19/4/2025).

Dalam artikelnya, Azam dikonfirmasi sebagai sosok eks anggota DPR yang rumahnya hangus terbakar.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Swasembada Jagung jadi Penggerak Ekonomi Desa

“Sebanyak tujuh unit mobil di garasi pribadi milik Azam Azman Natawijaya, di Surabaya hangus terbakar,” jelas dikutip.

Insiden mengenaskan ini juga turut ditanggapi langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Wonocolo AKP Kusmianto.

Yang mana, Kusmianto menuturkan bahwa penyebab kebakaran tersebut masih tengah ditindaklanjuti para penyelidik.

Baca Juga: Tim Gabungan Pemprov Jabar Temukan Pelanggaran Berat, Tambang Ilegal di Bojongpicung Cianjur Ditutup

“Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan dan masih pendalaman, menunggu penyelidikan dari Tim Labfor,” ucapnya.

Meskipun masih ditindaklanjuti kepolisian, dugaan penyebab kebakaran itu terjadi tidak lain lantaran adanya korsleting listrik.

Perlu diketahui, kasus ini mencuat usai beredarnya sebuah video yang memperlihatkan rumah milik Azam terbakar pada Jumat (19/4/2025).

Baca Juga: Catat! Inilah Dokumen Wajib untuk Aktivasi Rekening PIP 2025 Anda!

Dalam video tersebut, beberapa mobil mewah milik eks anggota DPR itu tampak jelas tengah dilahap kobaran api.

Kendati demikian, kebakaran yang disinyalir mencapai kerugian puluhan miliar lebih ini tidak menyeret korban jiwa.

"Korban nihil. Yang terbakar garasi pribadi,” ucap Kepala Rayon 3 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPKP) Surabaya, Kusairi. ***