POJOKSATU.id — Pemerintah secara resmi mengumumkan pemberlakuan stimulus ekonomi berupa potongan harga tiket transportasi untuk periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Kebijakan ini disiapkan untuk mendorong masyarakat agar lebih leluasa melakukan perjalanan selama libur akhir tahun sekaligus memperkuat pergerakan perekonomian nasional melalui meningkatnya aktivitas mobilitas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa program diskon ini merupakan instruksi langsung Presiden RI.

Baca Juga: Heboh Prabowo Diundang ke Reuni 212 Tapi Istana Masih Diam, Netizen Sebut Drama Politik Awal Pemerintahan Dimulai!

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat tetap dapat mengakses layanan transportasi dengan harga yang lebih ramah di kantong, tanpa tertekan kenaikan tarif musiman.

Ia menjelaskan bahwa tingginya partisipasi masyarakat dalam melakukan perjalanan selama masa libur memiliki peranan besar terhadap perputaran ekonomi nasional.

Airlangga menambahkan bahwa kebutuhan untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat menjadi fokus penting dalam rangka mempercepat penguatan ekonomi.

Baca Juga: Siskamling Kacapiring Soroti Rendahnya Kepesertaan BPJS, Warga Diminta Lebih Siaga Bencana

Ia menegaskan bahwa arahan Presiden bertujuan memberikan insentif nyata kepada masyarakat melalui tarif transportasi yang lebih terjangkau.

Mobilitas publik, ujarnya, merupakan elemen strategis dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi sehingga perlu dimaksimalkan selama Libur Nataru 2025/2026.

Dengan diberlakukannya stimulus ini, masyarakat sudah bisa mulai menyusun rencana perjalanan dan membeli tiket sejak awal.

Baca Juga: Sepakat dengan Prabowo, Inggris Siapkan 10 Ribu Beasiswa dan Perluas Jaringan Kampus di Indonesia

Diskon transportasi diberikan untuk perjalanan pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Untuk transportasi laut, program berlangsung lebih awal, mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Adapun rincian pemberian stimulus pada masing-masing moda transportasi adalah sebagai berikut:

1. Angkutan laut: Penumpang kelas ekonomi berhak mendapatkan diskon 20 persen dari tarif dasar, atau setara 16–18 persen dari total harga tiket.

Baca Juga: JKP Tak Cair? Sudah Hampir 17 Persen Gagal Klaim, Ini Penjelasan Lengkap Penyebab Klaim Ditolak Meski Sudah Kena PHK

Program ini disiapkan untuk 405.881 penumpang dengan pemesanan tiket melalui seluruh kanal resmi PT PELNI.

2. Angkutan penyeberangan: Pemerintah memberikan potongan hingga 100 persen untuk tarif jasa kepelabuhanan, yang setara dengan penghematan riil rata-rata 19 persen dari tarif terpadu.

Program berlaku di 8 lintasan di 16 pelabuhan dengan kuota 227.560 penumpang dan 491.776 kendaraan. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Ferizy.

Baca Juga: Hari Ini Ramai! Guru ASN Berbondong-Bondong Laporkan TPG TW 4 Sudah Cair

3. Transportasi udara: Penumpang pesawat akan memperoleh diskon sebesar 13–14 persen dari harga tiket.

Potongan ini berasal dari pengurangan beberapa komponen biaya, dan program diperkirakan dapat dimanfaatkan hingga 3,59 juta penumpang selama masa libur Nataru.

Kehadiran stimulus ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin menikmati libur akhir tahun dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau.

Baca Juga: RANGKUMAN Materi Modul 2 Pedagogik Lengkap 8 Topik Guru MAPEL PAI dan CONTOH SOAL Tugas Akhir Modul PPG Daljab Batch IV 2025, PBL Hingga Era Digital 

Pemerintah berharap potongan harga tiket transportasi dapat mendorong antusiasme masyarakat untuk bepergian sehingga sektor pariwisata, UMKM, hingga layanan publik turut merasakan peningkatan aktivitas dan dampak ekonomi yang signifikan menjelang akhir tahun.***