POJOKSATU.ID- Sosok Robi adik Pegi Setiawan tiba-tiba muncul di Cirebon bersama Bondol dan kawan-kawannya, siap memberikan saksi terkait kasus pembunuhan Vina dan Eki.

Robi adik Pegi Setiawan terlihat bersama dengan teman-teman sang kakak ketika berkunjung ke rumah sabf nenek di Blok Simaja, Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Ketika itu, Suharsono alias Nono alias Bondol ditemui wartawan pada Rabu pagi, 29 Mei 2024.

Bondol dan dua teman Pegi lainnya yakni Ibnu dan Suparman mengaku telah menerima surat pemanggilan dari Polda Jawa Barat sebagai saksi.

Baca Juga: Honorer Negeri Gagal Tambah Kuota, DPRD Kabupaten Bogor Panggil Pihak Terkait, Ada Guru 27 Tahun Mengabdi, Mampukah Dituntaskan?

Saat ditemui wartawan, terdapat empat orang duduk di beranda rumah nenek Pegi.

Sementara itu, sosok Robi adik Pegi Setiawan terlihat mengenakan kaus oblong berwarna hitam.

Robi tidak banyak bicara sementara Bondol memberikan pernyataan resmi bahwa dirinya bersama Ibnu dan Suparman siap memenuhi panggilan polisi.

Sebelumnya, nama Robi Irawan sempat disebutkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast pada saat konferensi pers di Bandung, Minggu (26/5/2024).

Baca Juga: Tidak Tahu Diuntung, Bukannya Mengabdi ASN Kota Bekasi Ini Malah Jual Lahan Makam Milik Pemkot Bareng Camat dan Lurah

Menurut Kombes Jules Abraham, Pegi Setiawan menganti identitas selama di Bandung dan menggunakan nama Robi Irawan.

Di saat yang sama Pegi membantah. Menurutnya, Robi adalah panggilan dirinya selama bekerja di Bandung. Sekedar nama gaul.

Sugianti Iriana selaku kuasa hukum Pegi juga membantah pernyataan polisi. Menurut Sugianti, kliennya tidak pernah mengganti identitas.

"Kita tahu sendiri kalau identitas itu ya KTP. Ijazah atau dokumen lain yang disita penyidik Polda Jabar masih atas nama Pegi Setiawan,” katanya.

Baca Juga: Kasus Emas Palsu Senilai 109 Ton, Seret Nama 6 General Manager PT Antam

“Menurut saya ijazah hanya pembanding identitas dengan KTP. Sedangkan bukti kejahatannya apa? Misal ada sidik jari, visum yang menyatakan spermanya siapa?," tandas Sugianti.

Sementara itu, sosok Robi juga diakui oleh Rudi Irawan ayah Pegi sebagai salah satu anaknya.

Rudi mengungkapkan bahwa dirinya memiliki empat anak kandung.

Yang pertama Pegi Setiawan, anak kedua Robi Setiawan, ketiga Lusiana dan terakhir Ameliana.

Baca Juga: Informasi Penting Langsung dari Bu Nunuk, Daftar Dokumen yang harus Disiapkan untuk Pendaftaran Seleksi PPPK Guru 2024

"Robi adalah nama panggilan Pegi di Bandung (tempat kerja Pegi). Itu hanya nama panggilan saja,” katanya.

Rudi juga merasa yakin kalau putra sulungnya tidak bersalah dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky di Kota Cirebon, pada 27 Agustus 2016.

“Saya yakin Pegi akan dibebaskan. Anak saya tidak bersalah. Banyak buktinya," tegasnya.

Di sisi lain, pihak kepolisian masih terus berupaya melakukan penyidikan pasca penangkapan Pegi Setiawan di Kota Bandung, Selasa malam, 21 Mei 2024.

Baca Juga: Informasi Penting Langsung dari Bu Nunuk, Daftar Dokumen yang harus Disiapkan untuk Pendaftaran Seleksi PPPK Guru 2024

Yang terbaru, Rabu malam, 29 Mei 2024, Ditreskrimum Polda Jawa Barat, bersama Polres Cirebon Kota dan Polresta Cirebon menggelar pra-rekontruksi kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Pra-Rekontruksi tersebut berlangsung di beberapa lokasi antara lain di Jl Perjuangan (Saladara) tepatnya depan SMPN 11 Kota Cirebon.

Kemudian lokasi kedua di jembatan atau flyover Tol Talun, Kabupaten Cirebon.

Saat mengecek TKP atau Pra-Rekontruksi tersebut, aparat kepolisian membawa salah satu pelaku pembunuhan Vina dan Eky namun tidak disebutkan namanya.

Polisi juga menghadirkan saksi Aep yang sebelumnya pernah bekerja di tempat cuci mobil di sekitar lokasi pada tahun 2016.***