POJOKSATU.id — Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto dalam upacara penganugerahan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Acara tersebut menjadi bagian dari prosesi penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan Republik Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI. 

Baca Juga: TAHUN 2026 Hanya 1,6 Juta Guru yang Akan Mendapatkan Tunjangan Sertifikasi dari Pemerintah? CEK Rincian Resmi dari Menkeu!

Lebih dari seratus tokoh dari berbagai bidang hadir sebagai penerima penghargaan, mulai dari anggota Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, tokoh militer, kepolisian, hingga sastrawan, musisi, dan budayawan.

Dalam prosesi penyematan, pembawa acara menyebutkan alasan penganugerahan kepada Teddy, yakni dinilai berjasa dalam bidang pemerintahan dan pelayanan publik dan berperan dalam memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan cepat serta efisien. 

Ibunda Teddy, Mayor Caj (K) Patris R. A. Rumayan, turut hadir mendampingi putranya dalam prosesi tersebut.

Baca Juga: Publik Geger! Oknum Aparat Diduga Ikut Terlibat dalam Kasus Pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Minta Transparansi Penyidikan

Apa itu Bintang Mahaputera Utama

Bintang Mahaputera Utama merupakan salah satu tanda kehormatan negara yang diberikan sejak 1961 kepada individu yang dinilai berjasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Penganugerahan rutin digelar setiap Agustus dalam rangka peringatan HUT RI.

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih Ikut Terima Bintang Kehormatan

Baca Juga: Ada Tambahan Tunjangan Bagi Guru Non ASN Nilainya Jutaan! Catat Cara untuk Mendapatkannya!

Selain Teddy, sejumlah pejabat lain di Kabinet Merah Putih juga menerima tanda kehormatan. Mereka antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. ***