POJOKSATU.ID- Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) turut mengecam tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina.

Atas tragedi kemanusiaan itu, PGI pun mendukung tuntutan yang dikeluarkan oleh para Kepala Gereja di Yerusalem agar terciptanya kedamaian bagi warga Palestina dan Israel.

"Kedamaian itu dibangun berdasarkan keadilan, bukan kekuatan militer, di mana Hukum Internasional diterapkan secara konsisten dengan tanpa memihak," kata Ketum PGI, Pdt Gomar Gultom kepada wartawan, Jumat (3/11/2023).

Baca Juga: Simak Sinopsi Film Kejarlah Janji, Persembahan KPU RI untuk Sambut Pemilu Damai, Pemilih Pemula Wajb Tonton!

Menurut Gultom, PGI sejak awal berada bersama Dewan Gereja- Gereja Sedunia (WCC) sangat mendukung sepenuhnya Resolusi-resolusi PBB bagi penyelesaian konflik Israel dan Palestina.

Bahkan dalam dalam resolusi PBB itu, PGI mengusung ‘Solusi Dua Negara’ yang menyerukan kepada para pemimpin politik untuk terus mendorong terciptanya dialog yang tulus dalam upaya mencari solusi jangka panjang.

"Ini demi memajukan keadilan, perdamaian, dan rekonsiliasi bagi pihak-pihak yang bertikai di wilayah yang bagi jutaan orang dianggap sebagai Tanah Suci," tuturnya.

Baca Juga: Analisa Pakar Sebut Jokowi Bakal Sulit Netral di Pilpres 2024

Selain itu, kata PGI, konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina ini, bukanlah konflik keagamaan.

Namun ini sudah masuk ranah kemanusian yang dinilai tidak memperhatikan kemanusiaan di Gaza.

Karena itu, PGI mendesak komunitas internasional untuk memperkuat seruan penghentian kekerasan oleh semua faksi yang bertikai.

Sejalan dengan itu, PGI juga mendorong masyarakat internasional, PBB, dan badan-badan kemanusiaan dunia untuk mengupayakan dibukanya koridor kemanusiaan yang memungkinkan penyaluran bantuan memasuki Gaza.

Baca Juga: Kenali Keistimewaan Masjid Raya Al-Jabbar Bandung, Jadi Destinasi Baru Wisata Religi dan Edukasi

"Sehingga jutaan warga sipil yang tak bersalah, termasuk anak- anak dan warga lanjut usia, dapat menerima perawatan medis dan kebutuhan dasar mereka," tuturnya.

Tak hanya itu, PGI juga mengajak kepada gereja-gereja di Indonesia supaya memanjatkan doa bagi penghentian kekerasan serta terciptanya perdamaian yang adil di tanah tempat lahirnya tiga agama Abrahamik itu.

"Gereja-Gereja harus terus berdoa dan mendukung semua upaya kemanusiaan bagi ribuan pengungsi serta korban warga sipil yang terpapar konflik," ujarnya ***