POJOKSATU.ID - Saat mendatangi posko pengungsian korban banjir di kawasan Jakarta Timur, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mendengar keluhan pelajar. 

Para pelajar tersebut mengeluh peralatan sekolah dan seragam mereka hanyut terbawa banjir.

Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (5/3/2025) malam itu, bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo, menyempatkan dialog dengan warga. 

Baca Juga: SKB CPNS 2024 Bisa Terancam Batal? 15 Daerah Papua Tunda Seleksi, Ini Pemicunya!

Keduanya melakukan dialog dengan para pengungsi untuk mendengarkan keluhan dan bantuan yang diharapkan dari pemerintah.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh korban banjir mendapat perlindungan dan bantuan yang memadai sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Presiden.

“Dari catatan yang saya terima, ada sekitar 25 ribu jiwa lebih di DKI Jakarta yang menjadi bagian dari mereka yang terdampak adanya banjir di 122 RT di 4 kota Jakarta,” ujar Saifullah.

Baca Juga: Kisruh Penundaan NIP CPNS & PPPK Hingga 2026: BKN Minta Tenang, Panselnas Masih Bungkam!

Mengutip dari keterangan resmi di Instagram Kemensos RI, pada Kamis (6/3/2025), hingga sampai Rabu, 5 Maret 2025 ada 221 jiwa yang mengungsi di Universitas Binawan.

Sedangkan jumlah pengungsi di Wisma Tanah Air ada sekitar 199 jiwa dan sebagian besar masih bertahan karena keadaan rumah yang belum layak huni lagi.

Dalam kunjungannya tersebut, Mensos yang kerap dipanggil Gus Ipul itu menyerahkan bantuan secara simbolik kepada korban banjir dan meminta petugas untuk mencatat agar selanjutnya bantuan bisa diberikan secara merata.

Baca Juga: Indonesia Gagal Dapat Su-35 Rusia, Tekanan AS Jadi Penyebab?

Selain mendengarkan keluhan mengenai kerusakan rumah yang dialami, Gus Ipul juga Penyebab pengaduan dari pengungsi yang berasal dari kalangan pelajar.

Mereka meminta bantuan peralatan sekolah hingga seragam setelah milik mereka hanyut dan terendam air.

“Pak, kita anak sekolah membutuhkan baju seragam sekolah karena kan banyak anak sekolah yang seragamnya kebanjiran, dari SMP, SMA, dan SMK, pak,” kata salah satu pelajar yang mengungsi di Wisma Tanah Air.

Baca Juga: DPR RI Desak Pemerintah Percepat Penataan ASN, PPPK, CPNS dan Larang Pengangkatan Tenaga Non-ASN

“Sepatu, seragam, buku, tas pada kena semua pada kena, pak,” imbuhnya.

“Buku, tas, seragam itu saya kira prioritas, ya” respon Gus Ipul.

Dalam kunjungan itu, Gus Ipul kemudian mengungkapkan jika sebelumnya telah ada arahan dari Kadinsos DKI Jakarta, Premi Lasari, untuk mendaftar kebutuhan anak-anak sekolah.

Baca Juga: KAI Sediakan 400 Tiket Mudik Gratis, Perjalanan Nyaman Tanpa Khawatir Biaya

“Jadi tadi ibu Kadinsos sudah menyampaikan, sudah diarahkan semua oleh Pak Gubernur, pak Lurah diminta untuk mendaftar kebutuhan anak-anak sekolah, Insya Allah,” kata Gus Ipul.

“Iya itu penting itu, Insya Allah dicatat ya, Pak Lurah ada di sini, saya akan mantau nanti dengan Pak Wamen, ya,” tegasnya. ***