POJOKSATU.id, JAKARTA – Sepasang Asisten Rumah Tangga (ART) pembunuh bos penginapan Hj Naima S Bachmid di Jalan Assirot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditangkap polisi di Banyuwangi.
Sepasang ART inisial F dan S sempat melarikan diri ke Banyuwangi Jawa Timur selama sepekan usai kejadian ditemukannya mayat Hj Naima S Bachmid di rumah atau penginapannya di Kebun Jeruk.
Hj Naima Bachmid yang sudah sepuh atau berusia 61 tahun ini merupakan pemilik penginapan Assirot Residence di Jalan Assirot, Kebon Jeruk. Tempat ini juga sekalian rumah bagi Naima.
Pelaku pembunuhan ini tidak lain asisten rumah tangga (ART) korban sendiri yang baru beberapa bulan bekerja.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga, Selasa (18/4) mengatakan keduanya ditangkap di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.
Baca Juga :
Bos Penginapan Naima S Bachmid Diduga Dibunuh ART, Sempat Terlihat Warga Bawa 2 Mobil Keluar
Kedua pelaku ditangkap tanpa perlawanan pada Selasa (18/4/2023).
Keduanya masih diperiksa secara intensif di Mapolda Metro Jaya hingga Rabu pagi.
Polisi akan mengggelar jumpa pers penangkapan kedua pelaku pada hari ini, Rabu (19/4/2023).
AKBP Panjiyoga belum banyak mengungkap soal siapa sosok kedua pelaku.
Namun kedua pelaku adalah ART korban yang belum lama bekerja di Assirot Residence.
Pria inisial F baru bekerja selama 9 bulan dengan korban, sedangkan perempuan inisial S baru tiga bulan saja bekerja dengan korban.
Kedua ART itu membunuh Hj Naima Bachmid secara sadis. Korban dilakban mulutnya selama 15 menit hingga tewas.
Diketahui, Naima Bachmid awalnya ditemukan tewas pada Kamis (13/4) dini hari oleh kerabatnya di dalam rumah.
Kerabatnya curiga lantaran sambungan telepon korban tak kunjung diangkat.
Selain ditemukan tewas pada Kamis dinihari, dua unit mobil milik korban juga ikut raib yaitu BMW dan Toyota Fortuner.
Dua unit mobil korban tersebut sudah ditemukan oleh tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kombes Hengki Haryadi.
Kedua ART ini sempat dilihat warga membawa keluar mobil korban dari dalam rumah pada Rabu (13/4) malam dan sempat disapa warga di sana. (ikror/pojoksatu)




