POJOKSATU.id, SUMUT - Seorang Jemaah Calon Haji (Calhaj) penyandang Tuna Netra asal Kota Tebing Tinggi merasa bersyukur dapat berang haji di tahun ini.

Ramli Siregar (67), akan berangkat ke tanah suci yang masuk ke dalam Kloter 4 Embarkasi Medan, yang sudah masuk ke Asrama Haji Medan pada Jumat (26/5/2023).

“Haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan dengan catatan kita mampu baik secara finansial dan juga fisik. Saya bersyukur tunanetra tidak menjadi kendala seseorang bisa menunaikan haji. Alhamdulillah rasa syukur saya sampaikan karena diberi kesempatan berangkat haji,” ucap Ramli Siregar.

Ramli merupakan pensiunan guru di PTPN 4. Dari hasil gaji tersebut ia menabung dan memberanikan diri untuk mendaftar. Ia yang akan berangkat ditemani istri tersebut terus berikhtiar. walau tak bisa melihat, hal itu tak menyurutkan niatnya untuk menunaikan ibadah haji.

BACA JUGA: Tak Hanya Asrama Haji, Layar LCD RSUD Bantargebang Juga Diretas

“Tentu tidak mudah. saya terus berikhtiar. Alhamdulillah Allah mewujudkan doa kami. Kini saya menunaikan haji ditemani istri yang menjadi mata, telinga, dan tangan serta memandu saya menjalankan ibadah,” lanjutnya.

Ramli beserta istri telah mendaftar haji sejak tahun 2012. Seharusnya mereka berangkat pada 2020 dan sempat melaksanakan manasik haji dengan pembimbing. Namun karena Covid-19 melanda, keduanya harus ikhlas menunda keberangkatannya.

“Tahun 2022 sebenarnya istri saya dapat panggilan melaksanakan ibadah haji. Saya tidak bisa ikut karena terkendala usia saat itu. Akhirnya istri saya menunda karena ingin bersama saya. Siapa yang menemani saya nanti,” ujar Ramli.

Setelah mendapat kabar lagi bahwa dirinya akan berangkat tahun ini, ia kemudian mempersiapkan diri baik fisik maupun pemahaman manasik. (*/TIK/POJOKSATU)

BACA JUGA: 385 Calon Jemaah Haji Dilepas Wakil Wali Kota Tangsel, Tertua Berusia 93 Tahun