POJOKSATU.id, JAKARTA—Unggahan akun Instagram yang menceritakan detik-detik lolosnya mantan anggota DPR Ahmad Sahroni saat rumahnya dijarah, Sabtu (30/8) tidak serta merta dipercaya netizen.

Akun @pembasmi.kehaluan.reall ini pun sebenarnya mengunggah itu dari berita salah media nasional yang berkantor di Jakarta.

Namun ungkapan dari Tabroni, staf pribadi Ahmad Sahroni ini dianggap netizen mirip karangan.

Hanya sebelas jam sesudah diposting, Jumat (26/9), sudah ada 2.415 komentar atau tanggapan. Postingan ini viral dengan 15,6 ribu suka.

Baca Juga: Sindikat Bobol Rekening Dormant Rp204 M, Uang Ludes dalam 17 Menit, PPATK Ungkap Rekening Pasif Jadi Sasaran Empuk

“toilet lu outdoor bang? Ada tanah dan debu,” kata akun @maminya.****.

“Syp yg ngarang ni cerita? Jelas2 doi lg di LN,” kata akun @stevaniint***.

“Ngarang! Jelas2 dia di LN kan waktu itu,” kata sansansia***.

“Dia di rooftop ada tanah sama debunya dari mana?,” tanya nitasukand**.

“kotorin pakai tanahhh(?) katanya terjebak di dikamar mandi rumahnya , kamar mandinya masih pake tanah? tapi bisa punya kolam renang yaa,” kata @aldilah**.

Banyak lagi komentar negatif netizen yang mengganggap cerita dari Tabroni ini sebagai karangan.

Baca Juga: Pemanggilan Bobby Nasution Terkait Korupsi Jalan di Sumut, KPK Tunggu JPU Pulang dari Medan

Berikut unggahan lengkap akun @pembasmi.kehaluan.reall itu seperti dilihat Pojoksatu.id, Jumat (26/9).

“Sahroni terjebak dalam kamar mandi yang bertempat di lantai empat sekaligus rooftop rumahnya itu selama sekitar tujuh jam dari sore hingga malam. Selama itu, massa menjarah dan merusak isi rumah Sahroni

Cerita tersebut diungkapkan oleh Tabroni, staf pribadi Sahroni, yang berada di lokasi saat penjarahan berlangsung. “Waktu itu dia (Sahroni) sembunyi di kamar mandi,” kata Tabroni kepada salah satu media nasional, Rabu, 24 September 2025.

Menurut Tabroni, pintu kamar mandi kecil di rooftop tersebut tidak dikunci oleh Sahroni saat bersembunyi.

Sahroni mengotori wajahnya dengan tanah dan debu agar tidak dikenal orang jika ada yang masuk ke toilet itu.

Baca Juga: 5 Laptop Core i5 Murah untuk Pelajar, Pilihan Baru dan Bekas yang Tetap Tangguh

Tabroni berujar seseorang tidak dikenal sempat memergoki Sahroni di tempatnya bersembunyi. Namun, orang itu tidak menyadari bahwa yang bersembunyi adalah Sahroni.

“Bapak (Sahroni) cerita, ada yang tiba-tiba masuk, sempat senterin dia dan tanya, ‘kamu siapa?’, Bapak jawab, ‘saya penjaga rumah’,” tutur Tabroni. Orang itu, kata Tabroni, lalu pergi setelah menyuruh Sahroni diam dan tidak ke mana-mana. Sebab, keadaan rumah saat itu belum aman.

Sahroni mulai bersembunyi di toilet tersebut pada sore hari setelah massa datang.

Di dalam, Sahroni sedang bersama stafnya dan sejumlah tamu. Ada delapan orang yang terjebak di dalam rumah saat massa datang. Mereka pun lari ke rooftop rumah untuk menyelamatkan diri.

Sahroni tidak membawa telepon genggam saat bersembunyi. Tas yang berisi handphone-nya tertinggal di dalam rumah dan hilang saat penjarahan. Tabroni dan staf Sahroni lainnya tak bisa mengontak atasan mereka itu hingga malam.

Mereka baru mengetahui kabar Sahroni pada sekitar pukul 22.00 WIB setelah dihubungi oleh Feby Belinda, istri Sahroni, yang berada di luar Jakarta. Ternyata, Sahroni telah berhasil memanjat atap dan masuk ke rumah salah satu tetangganya. Politikus NasDem itu kemudian meminjam telepon tetangganya itu untuk menghubungi istrinya.

“Itu satu-satunya nomor handphone yang beliau ingat,” kata Tabroni.

Demikian unggahan akun Instagram yang menceritakan detik-detik lolosnya Ahmad Sahroni saat rumahnya dijarah pada Sabtu (30/8). ***