POJOKSATU.ID- Polisi menemukan jenazah jurnalis metrotv bernama Sahril yang hilang dalam insiden meledaknya speedboat milik Basarnas Kota Ternate saat melaksanakan operasi evakuasi nelayan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa pihak kepolisian sedang berupaya memastikan identitas jenazah dengan prosedur yang tepat.

"Saat ini identifikasi tengah berlangsung. Kami mencocokkan data fisik serta properti yang dikenakan korban sebelum hilang. Jika hasilnya sesuai, jenazah akan segera diserahkan kepada pihak keluarga," kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta.

Keluarga korban saat ini sedang dalam perjalanan menuju Halmahera Selatan untuk menunggu hasil identifikasi resmi. Kepolisian berjanji akan terus memberikan informasi terkini terkait dengan perkembangan kasus ini.

Baca Juga: Dipercaya Berkhianat,! Sopir dan IRT Gasak Uang Dolar Milik Majikan, Ternyata Sudah 10 Kali Mencuri

 Jenazah ditemukan di Bacan Timur, Halmahera Selatan, Sabtu sekitar pukul 10.00 WIT. Korban ditemukan berkaus hitam bertuliskan WAPENA MALUKU UTARA.

Tim Dokpol dan Inafis Polres Halmahera Selatan yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad tersebut. Namun, kondisi mayat yang sudah membusuk sehingga menyulitkan identifikasi.

Saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD Labuha untuk keperluan identifikasi lebih lanjut dengan metode post-mortem dan ante-mortem.

Berdasarkan keterangan keluarga, mereka meyakini bahwa mayat tersebut adalah Sahril, awak media yang sebelumnya dilaporkan hilang saat insiden meledaknya speedboat Basarnas Kota Ternate dalam operasi evakuasi nelayan yang hilang.

Baca Juga: Kemensos Lirik Bekasi untuk Lokasi Sekolah Rakyat: Wujudkan Mimpi Pendidikan Gratis Berkualitas

Pihak kepolisian kini tengah mencocokkan data ante-mortem dari keluarga dengan ciri-ciri fisik dan properti yang dikenakan korban sebelum hilang.

Proses ini melibatkan pemeriksaan tinggi badan, tanda lahir, bekas luka, susunan gigi, serta pakaian atau aksesoris terakhir yang digunakan.

Diberitakan sebelumnya,  tiga orang meninggal dunia dan satu wartawan Metro TV bernama Sahril Helmi dinyatakan hilang dalam insiden meledaknya speedboat RIB 04 milik Basarnas Ternate, Maluku Utara, Minggu (2/2) malam.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Malut Kombes Azhari Juanda mengatakan insiden terjadi saat kapal melakukan operasi evakuasi dua orang nelayan yang kapalnya mati mesin di perairan Gita, Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan

Baca Juga: Hasil Proliga 2025 Seri Bandung, Minggu 9 Februari, Samator ke FINAL FOUR, Gresik Petrokimia DISENGAT Jakarta Electric, Bandung BRING BACK GLORY!

"Speedboat yang membawa 11 anggota tim evakuasi itu berangkat menolong nelayan yang mengalami mati mesin," ujar Azhari dalam keterangannya, Senin (3/2).

Dalam peristiwa ini tujuh korban selamat dan telah menjalani perawatan medis. Sedangkan korban meninggal, yaitu anggota Ditpolairud Polda Malut Bharatu Mardi Hadji dan dua anggota Basarnas; Fadli M Malagapi dan M Riski Esa.

Azhari menjelaskan ketiga korban meninggal telah dievakuasi ke Ternate menggunakan kapal cepat milik Ditpolairud Polda Maluku Utara. Selain itu, tim SAR masih mencari jurnalis Sahril yang hilang dalam peristiwa ledakan itu.***