POJOKSATU.id, BANDUNG—Satu per satu kekerasan yang dialami korban Yuvita Tri Rezeki (29) yang dilakukan Taufik Hidayat (30) selama tiga tahun terbongkar.
Yuvita Tri Rezeki menyebut baru seminggu mereka bertemu, Taufik langsung merusak matanya menggunakan benda tumpul semisal besi, wajan atau gagang golok.
“Aku sering dipukul. Pertama mata dulu yang dipukul. Terus telinga. Terus kaki. Terus dipaksa pakai tato sama dia,” kata Yuvita Tri Rezeki ketika diwawancarai selebgram Denni Sumargo seperti dilihat Selasa (23/6).
Seminggu ketemu atau seminggu pertama usai Taufik membawa Yuvita, Taufik langsung merusak mata Yuvita menggunakan benda tumpul.
Baca Juga: KDM Gelar Sayembara Rp250 Juta untuk Menemukan Taufik Hidayat Pelaku Kekerasan Yuvita
“Terus makan sehari cuma satu kali. Itu juga aku makan sendiri. Terus sisanya disuruh tidur di kamar mandi. Karena aku gak bisa melihat ya,” kata Yuvita lagi.
Dia berharap Taufik Hidayat segera tertangkap dan diberikan balasan setimpal seperti yang dirasakan Yuvita selama ini.
Yuvita menyebut pekerjaan Taufik Hidayat selama ini adalah debt collector atau tukang tagih. Yuvita juga menyebut, pernah dibawa keluar rumah oleh Taufik dan dia disuruh memakai masker oleh pelaku.
Pengakuan sama juga disampaikan oleh Syahrul Ulum, kakak kandung Yuvita dalam wawancara dengan TV One, Selasa pagi (23/6).
“Pertama dirusak itu matanya, sehingga dia tidak bisa melihat. Beberapa bulan kemudian hartanya mulai dikuasai,” kata Syahrul Ulum.
Baca Juga: Yuvita Tri Rezeki Alami Penyiksaan Luar Biasa, Segera Tangkap Pelaku Taufik Hidayat
Yuvita sebelum mengalami kekerasan fisik dari Taufik Hidayat merupakan seorang wanita yang bekerja di perusahaan swasta.
Disebabkan itu, tabungannya ada, laptop ada, serta memiliki sepeda motor sendiri. Namun semua harta milik Yuvita ini sudah dihabiskan oleh Taufik.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menggelar sayembara berhadiah Rp250 juta bagi siapa saja yang bisa menemukan pelaku Taufik Hidayat.
“Ada peristiwa biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya sehingga tak melihat lagi dan bibirnya mungkin digunting,” jelas KDM.
Dedi mengaku tidak tega melihat kondisi Yuvita saat mengunjungi korban di RSHS Bandung.
“Kemarin saya tidak tega melihatnya, tubuhnya melepuh. Saya sangat marah dengan lelaki seperti ini, bernama Taufik Hidayat, yang sekarang menjadi buronan. Dan saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya,” jelasnya.
KDM lalu memberikan alternatif akan memberikan hadiah kepada warga yang berhasil menemukan Taufik Hidayat. Tidak itu saja, kepada yang memberi info pun akan diberikan hadiah.
“Bagi warga dimanapun berada untuk berpartisipasi mencarinya. Bagi siapa yang menemukan Taufik Hidayat dan menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya. Saya memberikan hadiah Rp250 juta,” tegasnya.***




