POJOKSATU.id, MAKASSAR—Seluruh jenazah kru dan penumpang pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulsel, berhasil diidentifikasi tim DVI Polri.
Untuk jenazah pilot Andy Dahananto serta kopilot Muhammad Farhan Gunawan teridentifikasi melalui sidik jari dan gigi serta properti dan ciri medis lainnya.
Kabiddokkes Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Muhammad Haris, merinci satu per satu hasil identifikasi terhadap jenazah yang diterima.
Proses dilakukan dengan mencocokkan data post mortem (PM) dan antemortem (AM).
Baca Juga: Jasad Pilot dan Kopilot ATR 42-500 Belum Teridentifikasi, 1 Kantong Jenazah Berisi Potongan Tulang
Berikut rincian identitas korban pesawat ATR 42-500 yang teridentifikasi pada Jumat malam (23/1).
1. Yoga Nauval Prakoso teridentifikasi dari kantong jenazah PM 62 B.05, cocok dengan data AM008.
2. Hariadi teridentifikasi dari kantong jenazah PM 62 B.06 dan PM 62 B.03.
3. Kopilot Muhammad Farhan Gunawan teridentifikasi dari kantong jenazah PM 62.B.07 (AM001) melalui sidik jari dan gigi.
4. Feri Irawan teridentifikasi dari kantong jenazah PM 62.B.08 (AM007) melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
Baca Juga: 113 Warga Terdampak Longsor di KBB, Pemkot Bandung Turun Tangan Bantu Evakuasi
5. Dwi Murdiono teridentifikasi dari kantong jenazah PM 62.B.09 (AM005) melalui sidik jari dan gigi.
6. Restu Adi Pribadi teridentifikasi dari kantong jenazah PM 62.B.10A, PM 62.B.10b, dan properti (AM009) melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.
7. Pilot Andi Dahananto teridentifikasi dari kantong jenazah PM 62.B.11 (AM010) melalui sidik jari, gigi, properti, dan ciri medis.
Sebelumnya, tim DVI Polri lebih dulu berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban pesawat ATR42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Mereka antara lain pramugari Esther Aprilita Sianipar dan Florencia LolitaWibisono serta penumpang Deden Maulana.***




