POJOKSATU.id - Pemandangan kabel semrawut masih kerap ditemui di berbagai daerah di Indonesia.

Selain tidak enak dipandang, jaringan kabel utilitas yang semrawut juga berisiko menyebabkan masalah atau bahkan musibah.

Kabel semrawut ini akan mulai ditata tahun 2025 mendatang.

Pemerintah telah menyiapkan desain penataan untuk mengatur kabel-kabel agar lebih tertata.

Jaringan kabel utilitas kedepannya akan ditanam di dalam tanah.

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) mengagendakan penataan kabel semrawut di wilayah perkotaan untuk ditanam ke dalam tanah.

Baca Juga: Diduga Jadi Lokasi Penyimpanan dan Transaksi Narkoba, Polres Simalungun Gerebek Gudang Sawit di Nagori Boluk, 1 Orang Tersangka Diamankan

Agenda penataan kabel termasuk berbagai persiapa, desain penataan saat ini telah mulai dirumuskan.

Langkah penataan kabel utility ini diambil sebagai upaya mengatasi kabel semrawut yang menjadi permasalahan di kota-kota besar.

Proses perealisasian kebijakan ini telah memasuki tahap pengkajian oleh tim internal Apjatel bersama pihak terkait.

"Kita menginginkan Jakarta itu semua bebas dari kabel-kabel fiber optik di udara, semua harus masuk ke dalam tanah," terang Wibi Andrino, Wakil Ketua DPRD Jakarta.

Kabel semrawut di kota-kota besar kerap menimbulkan berbagai permasalahan, bahkan tidak jarang hingga memakan korban.

Kerap kali pengguna jalan menjadi korban lantaran menghindari kabel yang menjuntai karena penataan yang semrawut.

Hal tersebut tak jarang membuat pengguna jalan mengalami cedera bahkan kehilangan nyawa akibat kabel yang tidak teratur.

Salah satunya yang sempat ramai seorang mahasiswa Universitas Brawijaya yang mengalami luka serius di leher akibat tersangkut kabel yang menjuntai di jalanan.

Nasib tragis juga menimpa seorang driver ojek online di Jakarta yang meninggal dunia akibat menghindari kabel yang menjuntai.***