POJOKSATU.id-  Pemeriksaan Ketua Bidang Ekonomi PBNU, Aizzudin Abdurrahman atau Gus Aiz, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kembali menyita perhatian publik.

Sorotan tajam mengarah padanya setelah disebut-sebut dalam pusaran penyelidikan dugaan aliran dana terkait kasus korupsi kuota haji 2024 yang kini tengah diusut KPK.

Usai menjalani pemeriksaan pada Selasa (13/1/2026), Gus Aiz langsung menepis dugaan bahwa dirinya menerima aliran dana apa pun.

Baca Juga: Kabar Baik! Indonesia Masuk List BTS World Tour, Konser Dua Hari di Jakarta selama Desember 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Dengan tegas ia menyampaikan bantahannya di hadapan wartawan.

“Sejauh ini enggak, ya. Tidak ada,” kata Aizzudin setelah menjalani pemeriksaan oleh KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dikutip pojoksatu.id dari jpnn.com (13/1/2026).

Ketika pertanyaan kembali diajukan dengan lebih tajam, Aizzudin menekankan pernyataannya.

Baca Juga: Kabar Baik! Indonesia Masuk List BTS World Tour, Konser Dua Hari di Jakarta selama Desember 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

“Enggak, enggak, enggak,” ujar Aizzudin menekankan.

Namun bantahan berulang itulah yang justru memantik riuh spekulasi di publik.

Sebagian menilai sikap itu wajar, tetapi tidak sedikit pula yang merasa ada hal yang belum sepenuhnya terungkap.

Baca Juga: Jelang Munas X, LDII Kunjungi PP Muhammadiyah Perkuat Sinergi Ormas Islam

Pasalnya, Aizzudin juga menolak merinci materi pemeriksaan dan meminta wartawan untuk langsung menanyakan detailnya kepada penyidik KPK.

Pemeriksaan ini berlangsung di tengah panasnya kasus dugaan korupsi kuota haji yang mengguncang nasional.

KPK sebelumnya telah menetapkan dua tersangka mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex.

Keduanya diduga terlibat dalam penyalahgunaan tambahan 20 ribu kuota haji 2024.

Kuota tambahan itu dinilai janggal lantaran diduga melampaui batas regulasi, sehingga ribuan jemaah reguler yang telah menunggu bertahun-tahun justru gagal berangkat.

Baca Juga: Kabar Baik! Indonesia Masuk List BTS World Tour, Konser Dua Hari di Jakarta selama Desember 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Di sinilah dugaan aliran dana mencuat dan menyeret sejumlah nama yang kini tengah dipanggil penyidik, termasuk Aizzudin.

Meski Gus Aiz sudah membantah secara keras, KPK menegaskan proses pendalaman masih berjalan.

Penyidik disebut masih menelusuri pola aliran dana, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya penerima lain.

Baca Juga: Kabar Baik! Indonesia Masuk List BTS World Tour, Konser Dua Hari di Jakarta selama Desember 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Situasi ini membuat isu skandal haji kembali menghangat.

Publik kini menanti langkah lanjutan KPK sembari mencermati setiap perkembangan pemeriksaan para saksi yang dipanggil.***