POJOKSATU.ID – Perhatian publik belakangan ini tengah ramai menyoroti politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando.

Tidak lain, hal ini dikarenakan Ade Armando baru saja ditunjuk sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power (PLN NP).

Seperti diketahui, PT PLN Nusantara Power merupakan anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT PLN.

Baca Juga: Senin Mulai Pendaftaran UKPPG Periode 2 Tahun 2025, Simak Urutan Modul Ajar Lengkap Contoh Serta Penjelasan Mudah Lewat Video

Berdasarkan informasi dihimpun, Ade Armando dikonfirmasi telah resmi menyandang jabatan tersebut usai menjalani pelantikan.

Yang mana, pelantikan tersebut digelar dalam rangka serah terima jabatan di Kantor PLN NP, Jakarta pada Kamis (3/7/2025).

“Iya betul (resmi ditunjuk jadi Komisaris). Jadi kemarin tuh serah terima jabatan,” ujar Ade Armando.

Baca Juga: Tiga Cabang AgenBRILink SDM Mart Dorong Akses Keuangan Petani di Grobogan

“Jadi saya diundang serah terima jabatan, disitulah resmi saya sudah jadi anggota dewan komisaris PT PLN NP,” lanjutnya.

Tidak heran, fenomena pengangkatan Ade Armando sebagai anggota dewan komisaris ini ramai disorot publik.

Terlebih, dirinya kerap kali dikenal sebagai sosok kontroversial dalam memberikan pernyataan di media digital, berikut deretannya:

Baca Juga: Masa Liburan, Penumpang Kereta Api Di Daop 3 Cirebon Meningkat

1. Sebut Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bernuansa Politik Dinasti

Diketahui, pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ade Armando melaui cuitannya di media sosial pada 2023 silam.

Yang mana, dirinya mengkritik aksi massa demonstrasi dengan agenda menolak politik dinasti Presiden ke-7 Joko Widodo.

Baca Juga: Sosok Ade Armando, Politisi PSI Ditunjuk Jadi Komisaris PLN Nusantara Power Punya Segudang Kontroversi

Menurutnya, yang pantas dijuluki menganut sistem politik dinasti itu tidak lain pemerintahan DIY.

“Anak-anak BEM ini harus tahu dong kalau mau melawan politik dinasti, ya politik dinasti sesungguhnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta,” cuitnya.

“Gubernurnya tidak dipilih melalui pemilu, gubernurnya adalah Sultan Hamengku Buwono X yang menjadi gubernur karena garis keturunan,” jelasnya.

Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Ade Armando, Politisi PSI Ditunjuk Jadi Komisaris PLN Nusantara Power

2. Sebut Allah Bukan Orang Arab

Tidak hanya berkecimpung di ranah pemerintahan, Ade Armando juga kerap kali melakukan protes terhadap ajaran agama Islam.

Salah satunya, dirinya pernah menyebutkan bahwa Allah sebagai Tuhan umat muslim bukan berasal dari wilayah Jazirah Arab.

“Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayatnya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues,” terangnya.

Baca Juga: Pengamat Usulkan 5 Gagasan Arah Baru Ekonomi Indonesia Jelang 80 Tahun Kemerdekaan

3. Unggah Foto Ulama dengan Atribut Natal

Tidak hanya menyinggung syariat Islam, Ade Armando juga sempat menuai kontroversial usai unggah foto pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dengan topi santa klaus.

Atas unggahan pada 2017 itu, politisi PSI tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian guna diproses lebih lanjut.

Baca Juga: Lasik Smile

4. Sebut Hadis dan Lantunan Adzan Tidak Suci

Perlu diketahui, salah satu dari sekian banyak hal kontroversial yang diperbuat Ade Armando ialah menyebutkan bahwa dalil Nabi Muhammad SAW tidak suci.

Tidak hanya hadis, lantunan adzan yang difungsikan untuk menyeru umat muslim beribadah juga dinilai serupa oleh Ade Armando.

“Yang suci itu Al-Qur’an, hadis mah kagak!. Azan tidak suci, azan itu cuma panggilan salat. Sering tidak merdu. Jadi, biasa-biasa sajalah,” terangnya.

Baca Juga: PENDAFTARAN Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Ditutup Sementara, Kapan akan Dibuka Lagi? Intip Info Resminya!

5. Polisikan Presiden Prabowo dan Habib Rizieq

Pada suasana Pilpres 2019, Ade Armando disinyalir pernah melayangkan laporan ke pihak kepolisian tingkat Mabes Polri.

Yang mana, dalam laporan tersebut tidak lain memolisikan Prabowo lantaran telah mengujar perkataan dusta.

Sebab, Prabowo disebut politisi PSI itu mengaku berhasil meraih kemenangan dalam kontestasi Pilpres 2019 silam.

Tidak hanya Prabowo, tokoh ulama Habib Rizieq juga turut dipolisikan Ade Armando atas dugaan penghasutan.

Baca Juga: CEK SIMPKB! Hari Ini Pemanggilan Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2025!

6. Sebut Anies Baswedan Gubernur Jahat

Saat Anies Baswerdan menjabat sebagai Gubernur Jakarta pada periode 2017-2022, Ade Armando pernah mengujar kebencian di ranah publik.

Di mana, dirinya menyebutkan bahwa Anies merupakan sosok pemimpin daerah yang selalu melakukan tindak kejahatan.

Baca Juga: TIDAK DITAHAN Juga TIDAK ADA KENAIKAN, Gaji Pensiunan PNS Malah Bisa Diantar Langsung ke Rumah, Taspen Tegaskan Hal Ini

7. Jadi Korban Pengeroyokan saat Aksi Demo

Seperti diketahui, Ade Armando yang kerap kali tampil di televisi ini ternyata sempat menjadi korban pengeroyokan.

Yang mana, insiden tersebut terjadi saat dirinya hadir di tengah-tengah aksi massa demonstrasi dalam agenda penolakan Jokowi menjabat 3 periode.

Demikianlah deretan hal kontroversial yang sempat dilakukan Ade Armando selaku Komisaris PLN Nusantara Power. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android

Versid iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov