POJOKSATU.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis data yang menunjukkan peningkatan signifikan pada standar hidup layak masyarakat Indonesia.
Pada tahun 2024, rata-rata pengeluaran riil per kapita masyarakat Indonesia mencapai Rp12,34 juta per tahun atau setara dengan Rp1,02 juta per bulan.
Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 3,71% dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: BPS: Tingkat Pengangguran di Jakarta Menurun, Namun Masih Ada Tantangan di Daerah Ini!
Peningkatan standar hidup layak ini sejalan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia yang mencapai 75,02 pada tahun 2024.
IPM merupakan indikator penting untuk mengukur pembangunan manusia yang mencakup tiga dimensi utama: umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak.
Standar hidup layak merupakan ukuran yang digunakan untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan ekonomi suatu masyarakat.
Baca Juga: UPDATE! BPS Jakarta Rilis Data Kondisi Ketenagakerjaan Menunjukkan Tingkat Angkatan Kerja Naik!
Indikator ini mencerminkan kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan.
Pengeluaran riil per kapita yang digunakan sebagai dasar perhitungan standar hidup layak telah disesuaikan dengan daya beli, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan konsumsi masyarakat.
Data BPS menunjukkan bahwa standar hidup layak masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Kampanye Kotor Merajalela, Bawaslu Sulteng Dituding Jadi Penonton
Pada tahun 2023, rata-rata pengeluaran per kapita masih berada di angka Rp11,89 juta per tahun.
Angka ini juga lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seperti Rp11,479 juta pada tahun 2022, Rp11,15 juta pada tahun 2021, dan Rp11,01 juta pada tahun 2020.
Jika dibandingkan dengan dekade sebelumnya, peningkatannya bahkan lebih signifikan. Pada tahun 2013, standar hidup layak masyarakat Indonesia masih berada di angka Rp9,43 juta.***



