POJOKSATU.ID - Usai dilakukan evakuasi dengan alat berat, tim SAR gabungan menemukan mobil Mercy yang sudah ringsek tertimbun oleh reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo.
Mobil Mercy tersebut ditemukan dalam kondisi yang sudah tak berbentuk di balik beton pada Sabtu sore, 4 Oktober 2025.
Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, mobil Mercy itu terparkir di samping rumah pengasuh ponpes Al Khiziny.
Baca Juga: Guru PAUD hingga SD Jadi Fokus Utama, Kemendikdasmen Wajibkan Belajar 13 Tahun
Terparkir di lantai paling bawah, tak ada warga yang menyadari kendaraan tersebut karena fokusnya pada keselamatan para santri yang masih tertimbun.
Setelah puing-puing beton disingkirkan alat berat, mobil tersebut baru terlihat kondisinya yang sudah ringsek.
Mobil mewah ini tampak tergencet pilar bangunan musola yang patah saat insiden terjadi dan ada yang mendengar suara dentuman keras.
Dugaan sementara, pemilik mobil Mercy tersebut merupakan pengasuh ponpes Al Khoziny Sidoarjo.
Sementara itu, berdasarkan velg kendaraan roda empat berwarna hitam yang ringsek, tampak mengarah pada mobil Mercy CLA-Class.
Dengan desain elegan pola multi-spoke yang khas, serta di tengahnya terdapat logo bintang tiga Mercedes.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mencegah Keracunan Makanan, Wajib Diterapkan di Rumah
Meskipun sudah bisa terlihat kendaraan yang ringsek itu merupakan mobil Mercy CLA-Class, tapi belum bisa dipastikan variannya.
Adapun harga termurah dari varian mobil Mercy CLA-Class mencapai sekitar Rp1 miliar, dari jenis CLA 200 AMG Line 2025.
Dugaan pemilik mobil mewah yang mengarah ke pengasuh ponpes Al Khoziny Sidoarjo membuat netizen berspekulasi liar.
Baca Juga: Mastercard Buka Lowongan Kerja di Jakarta, Terbuka untuk Lulusan Sarjana dan MBA
Pasalnya beberapa hari lalu, pengasuh ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Abdus Salam Mujib mengatakan insiden tersebut merupakan takdir Tuhan.
Padahal dari BNPB dan berbagai pihak lainnya menyoroti adanya kegagalan konstruksi dalam proses pengecoran bangunan bertingkat.
Insiden yang terjadi pada hari Senin, 29 September 2025 ini bukan hanya menjadi perhatian publik, tapi juga media asing yang datang langsung ke TKP.
Baca Juga: Ini 20 Menu Makanan Bergizi untuk Keluarga, Aman dan Cocok untuk Sarapan hingga Makan Malam
Kabar terbaru hingga Minggu, 5 Oktober 2025, pukul 12 siang, total santri yang kehilangan nyawan mencapai 37 orang dan diduga masih ada 26 orang tertimbun.
Kini, tim SAR gabungan berfokus pada pembersihan puing reruntuhan bangunan ponpes Al Khoziny Sidoarjo yang sudah mencapai progres lebih dari 60 persen.***




