POJOKSATU.ID- Pelayanan perpanjangan SIM keliling di wilayah DKI Jakarta dan Satpas Polda Metro Jaya Daan Mogot hari ini tidak beroperasi.

Hal ini terjadi karena pelayanan SIM keliling tengah dalam perbaikan sistem (maintenance) sejak 2 Agustus 2023.

"Mohon maaf untuk sementara Pelayanan SIM keliling wilayah DKI Jakarta sedang dalam perbaikan/maintenance. Untuk info lebih lanjut akan diinformasikan kembali," tulis keterangan akun Satpas Polda Metro Jaya di Instagram, Senin (7/8/2023).

Baca Juga: Abah Dadang Tokoh Pendidikan Tutup Usia

Sementara di Satpas Daan Mogot dan beberapa kota lainnya, layanan perpanjangan SIM belum bisa dilakukan. Meski begitu, Korlantas Polri memberikan dispensasi bagi pemohon SIM yang masa berlakunya habis hari ini bisa memperpanjang pada hari ini, Senin (7/8) di Satpas.

"Di beberapa kota sudah (normal), mudah-mudahan Senin sudah jalan semua, Sabtu masih ada pelayanan, Sabtu sudah jalan, hari ini harusnya sudah jalan cuma karena dua hari numpuk sehingga kita pelan-pelan," kata Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus, di Daan Mogot, Jumat (6/8/2023) kemarin.

Yusri juga menjelaskan bahwa proses pembuatan SIM tetap melalui dua tahapan yakni ujian teori dan praktik. Adapun persyaratan lainnya yang mesti dipenuhi ialah surat kesehatan jasmani dan psikologi.

Baca Juga: Gus Shofy: Kesejahteraan Guru Ngaji Perlu Diperjuangkan

"Persyaratan untuk pembuatan SIM itu ada 2, ada ujian teori dan praktek. Untuk administrasi ada persyaratan kesehatan dan jasmani lalu psikologi. Yang terakhir sementara kita godok aturannya persyaratannya sertifikasi sekolah mengemudi yang terakreditasi," tutur Yusri.

Sementara untuk biaya, pembuatan SIM A akan dikenakan biaya sebesar Rp 120 ribu. Sementara SIM C dikenakan biaya Rp 100 ribu. Seluruh metode pembayaran hanya melalui bank.

"SIM A baru itu Rp 120 ribu, SIM C baru itu Rp 100 ribu. Itu penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang dibawa ke bank," jelas Yusri.

Baca Juga: Antusiasme Pencari Kerja Terhadap BSI DiginoFest 2023 Sangat Tinggi

"Ada yang menanyakan ke saya, Pak Yus bikin SIM C Rp 200 ribu kok? Saya bilang apa saja Rp 200 ribu? Rp 100 ribu bayar ke bank, yang ini bayar kesehatan, yang ini psikologi Saya sampaikan lagi persyaratan memang harus ada lulus kesehatan dan psikologi, kesehatan dokter umum tidak ada hubungannya dengan kami. Keluar Rp 200 ribu ke kami, Rp 100 ribu masuk bayar ke kas negara karena semua sudah melalui bank," sambung dia. ***