POJOKSATU.ID- Ketua Barikade 98, Benny Rhamdani menantang Rocky Gerung untuk menyebut mantan Presiden ke-5 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan diksi 'Bajingan tolol'.

Benny melayangkan tantangan itu lantaran Rocky Gerung terkesan hanya memojokkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun diam untuk mengkritik kebijakan semasa SBY berkuasa. Padahal, banyak kasus korupsi sepanjang rezim SBY. Salah satunya kasus Bank Century.

Baca Juga: Sambut HUT RI Ke-78, Rutan Tangerang Gelar PORSENAP Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan

"Rocky Gerung mengatakan Jokowi bajingan tolol, kalau Rocky Gerung pemberani, apakah dia berani mengatakan itu kepada SBY," kata Benny kepada Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (3/8/2023).

"Apakah dia juga berani mengatakan itu kepada Prabowo. Saya juga katakan, Rocky Gerung tidak akan berani mengatakan itu, sampai hari ini Rocky Gerung tidak berani menyuarakan perampokan uang rakyat sebelum pemerintahan era Jokowi," sambungnya.

Benny juga menyebut bahwa ahli filsafat itu orang yang paling tau dengan kasus korupsi Century kala itu.

Baca Juga: Link Live Streaming Australian Open 2023 Babak 16 Besar: Prifad, Ginting, Fajri Hingga The Daddies

"Kita akan bongkar bagaimana Rocky Gerung dalam kasus perampokan Bank Century dulu. Kita dapat bocorannya perampokan uang Century, di satu sisi awal-awalnya Rocky mengkritisi mengambil posisi seolah-olah dia membela Sri Mulyani di akhir dia menelikung Sri Mulyani,"

Itu hanya kepentingan dia dekat dengan kekuasaan saat itu, kepentingan dia dekat dengan SBY saat itu, padahal Rocky Gerung orang yang tau persis secara runut bagaimana kejahatan perampokan uang Century, dia mengetahui persis," lanjutnya.

Benny mengimbau kepada masyarakat agar tidak terhipnotis dengan ucapan Rocky Gerung yang kerap mengkritik pemerintahan Jokowi dengan dalih untuk menggunakan akal sehat.

Baca Juga: Ade Bhakti Camat Gajahmungkur Diduga Dimutasi Karena Konten Nasi Goreng, Hevearita Beberkan Faktanya!

"Kita jangan terhipnotis oleh ucapan Rocky dengan mengunakan akal sehat, itu hanya akal-akalan Rocky Gerung," tuturnya.

Sebelumnya, Pengamat Politik Rocky Gerung dilaporkan oleh sejumlah kelompok pendukung Presiden Joko Widodo ke Bareskrim Polri, Senin (31/7/2023) malam.

Pelaporan itu dilakukan atas buntut dugaan penghinaan Presiden Jokowi atas video yang viral dalam sebuah acara diskusi.

Baca Juga: Samai Rekor Blackpink, NewJeans Debut di Peringkat 1 Album Billboard 200

Ketua Barikade 98, Benny Rhamdani yang juga merupakan Ketua BP2MI, mewakili sejumlah kelompok relawan untuk melaporkan Rocky.

Benny menilai ucapan Rocky dalam sebuah acara diskusi yang viral di media sosial telah menghina Jokowi sebagai presiden.

"Hari ini kita melihat video Rocky Gerung, yang menyatakan 'Jokowi ba***an t**l,' dan ini adalah pernyataan yang bisa dikategorikan penghinaan, terhadap Presiden," kata Benny saat ditemui wartawan di Bareskrim Polri.

Baca Juga: Gelombang Laporan Terus Berlanjut, Giliran Repdem Polisikan Rocky Gerung di Polda Metro Jaya

Dalam laporkan yang dilayankan, Benny turut menyertakan sejumlah bukti dari kasus Rocky sebelumnya.

Rocky dinilai sudah mencoreng martabat kelala negara dengan melontarkan hinaan kepada orang tertentu.

"Sebenarnya banyak (bukti) dari kasus-kasus sebelumnya,"

"Rocky ini sudah sering melontarkan pernyataan-pernyataan yang bersifat serangan-serangan pribadi, penghinaan, nah ini akan kita tambahkan untuk memperkuat laporan kita ke Mabes Polri," tutur Benny.***