POJOKSATU.id, JAKARTA— Brigjen (Purn) Hendrawan Ostevan yang ditemukan tewas di laut Marunda, Jakarta Utara, sempat berputar-putar keliling Kota Jakarta, Bogor dan ke Pasar Senen, sebelum tewas di Marunda.
Eks BIN ini juga sempat ke Tangerang Banten untuk mengurus masalah tanah. Namun apa benar korban ke Tangerang soal itu ada motif lain, polisi masih menyelidiki.
Namun menurut polisi, korban ke sana bukan karena masalah tanah namun mengurus tanah pribadi.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardy Marasabessy mengatakan berdasarkan hasil wawancara dengan pihak keluarga, korban sempat pergi ke Tangerang mengurus masalah tanah.
Keluarga Hendrawan juga menyebut bahwa korban tidak ada musuh dan tidak ada masalah selama ini.
Polisi juga masih menyelidiki siapa orang yang terakhir bertemu dengan korban dan apakah benar korban ke Tangerang untuk urusan masalah tanah.
"Bukan masalah tanah, ngurus tanah pribadi," jelas AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, Jumat (17/1).
Dari hasil analisa IT milik polisi, sesudah dari Tangerang, Hendrawan sempat berputar-putar keliling kota Jakarta, Bogor, Senen, Cilincing, dan terakhir ke Marunda.
Mobil Hendrawan Dimana
Dari CCTV terakhir yang terlihat, korban menyetir sendiri. Mobil milik Hendrawan sempat masuk ke Dermaga KCN Marunda lalu tercebur ke laut.
Menurut CCTV yang diungkap polisi, mobil yang dikendarai korban melaju menyusuri Kade 07-08 hingga ke ujung dermaga sampai jatuh ke laut.
Hingga saat ini polisi belum menemukan mobil milik Hendrawan, begitu juga ponsel korban di dalam mobil, belum juga ditemukan.
Hendrawan Ostevan diketahui tewas tenggelam di perairan Marunda, Jakarta Utara, Jumat lalu (10/1). ***




