POJOKSATU.id, JAKARTA— Sebelum Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, mundur dari jabatannya, ternyata Politisi PDIP Ganjar Pranowo pernah mengingatkan soal intervensi kekuatan besar ke partai politik ini.

Ganjar Pranowo mengatakan intervensi kekuatan besar ini bisa menimpa parpol mana pun, tidak saja PDI Perjuangan.

Beberapa waktu belakangan ini, PDIP, kata Ganjar, kerap kali mengalami intervensi itu.

“Saya ingatkan aja, ini tidak hanya terjadi buat PDI Perjuangan saja, kita ingatkan ini bisa terjadi pada partai lain,” ungkap Ganjar dalam wawancara eksklusif Ni Luh Kompas TV berjudul "Kadernya Ditarget, PDIP Melawan" yang ditayangkan pada 5 Agustus 2024 seperti dikutip, Senin (12/8).

Baca Juga: Anas Sebut Ada Indikasi Jokowi Ingin Kursi Golkar Sebagai Mesin Politik Usai Airlangga Lengser

Setidaknya hal ini dapat dilihat dari fenomena pemanggilan sejumlah politikus PDIP oleh aparat penegak hukum baik Polri maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ganjar juga menyebut parpol pendukung pemerintahan, bakal ada yang ketua umumnya juga diperlakukan sama seperti yang dialami PDI Perjuangan.

Saat itu, Ganjar tidak menyebutkan nama partai politiknya. Namun pimpinannya juga diperiksa aparat.

“Maaf, dengan segala hormat saya, bahkan di beberapa tingkatan yang tinggi kawan-kawan kita di partai lain kan pimpinannya juga diperiksa,” ungkapnya.

“Juga yang pemerintahan, cuma membedakannya gampang, pasti ini tidak berlanjut,” katanya lagi.

Baca Juga: Momen HUT RI ke-79, Menhub Bakal Uji Coba Trem Otonom, Whoosh Part 2 Bakal Operasi IKN

Sementara itu, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menyatakan bahwa keputusan Airlangga Hartarto mundur dari Ketum Golkar tidak ada hubungannya dengan Presiden Jokowi.

"Pengunduran diri Bapak Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar adalah pilihan atau hak pribadi beliau yang selanjutnya sepenuhnya menjadi urusan internal Partai Golkar,” katanya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (12/8).

“Jadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan Presiden," kata Ari lagi.

Ari memastikan sejauh ini Airlangga masih menduduki jabatan sebagai Menko Perekonomian.

Airlangga juga turut serta mendampingi Jokowi dalam sidang kabinet perdana di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Senin (12/8) atau hari ini.

"Dari semalam sampai hari ini beliau mendampingi Bapak Presiden di IKN," ujar Ari.***