POJOKSATU.ID - Fenomena alam berupa sinkhole atau tanah berlubang menghebohkan warga Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Lubang besar yang oleh warga setempat disebut “sawah luluih” itu muncul secara tiba-tiba di area persawahan dan langsung menarik perhatian masyarakat.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Mak Etek Uwid, yang saat kejadian sedang bekerja di sekitar lokasi.
Baca Juga: Kabar Baik Guru! TPG THR Tetap Dibayarkan Meski Lewat Tahun Anggaran, Ini Penjelasan Hukumnya
Ia mendengar suara gemuruh keras yang disebut-sebut menyerupai ledakan, sebelum akhirnya menyadari adanya perubahan mencolok di area sawah.
“Setelah mendengar suara seperti ledakan, Mak Etek Uwid langsung menuju lokasi. Ia terkejut karena di sawah garapan milik Bapak Adrolmios yang sebelumnya sudah mengalami retakan akibat kemarau, tiba-tiba muncul lubang besar,” ungkap Kepala Jorong Tepi, dikutip pojoksatu.id dari instagram @payakumbuhkini (5/1/2026).
Menurut Salmi, lubang tersebut terus membesar seiring waktu. Diameternya kian melebar dan di dalamnya terlihat air dengan kedalaman yang diperkirakan telah mencapai sekitar 20 meter.
Baca Juga: Pekerja 5 Sektor Ini Tak Dipotong PPh 21 di 2026, Pemerintah yang Bayar Pajaknya
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi bahaya lanjutan, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar area persawahan.
Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi di lokasi sawah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Langkah ini dilakukan guna mencegah warga mendekat ke area yang dinilai rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Baca Juga: Komdigi Tancap Gas, Ini Strategi Bangun ASN Digital Berbasis Pemerintahan Elektronik
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, turut meninjau langsung lokasi kejadian.
Ia datang bersama pemilik sawah, Adrolmios, untuk melihat kondisi lapangan dan memastikan penanganan awal berjalan dengan baik.
“Kami sudah menghubungi BPBD agar segera melakukan kajian terhadap fenomena alam ini. Langkah ini penting supaya masyarakat tidak cemas dan mendapatkan penjelasan resmi terkait penyebab serta potensi risikonya,” ujar Fajar.
Ia menambahkan, koordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan pihak pemadam kebakaran juga diperlukan untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan yang bisa membahayakan warga sekitar.
Meski lokasi telah dipasang garis polisi, rasa penasaran warga tampaknya masih tinggi.
Sejumlah masyarakat terlihat tetap mendatangi area tersebut untuk melihat langsung lubang besar berisi air yang masih mengeluarkan suara berdentam-dentam dari dalamnya.
Baca Juga: Kuasai Panggung Hingga Raih Puncak: Seni Public Speaking sebagai Senjata Ampuh Kemajuan Karir
Fenomena sinkhole atau tanah amblas sendiri kerap terjadi akibat faktor alam, seperti pergerakan tanah, rongga bawah tanah, atau kondisi tanah yang melemah akibat kemarau panjang.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan penelitian geologi guna memastikan penyebab pasti kejadian ini serta langkah mitigasi ke depan.***




