POJOKSATU.id, JAKARTA—Hasil pemeriksaan makanan dan minuman milik satu keluarga korban keracunan makanan atau minuman di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, belum diumumkan.

Pihak rumah sakit mengaku telah mengambil sampel untuk pemeriksaan toksikologi dari tubuh korban.

Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, Kombes Ahmad Fauzi, mengatakan hasil pemeriksaan toksikologi masih diperlukan untuk memastikan penyebab kematian keluarga tersebut.

“(Yang diperiksa) sampel dari yang ditemukan di dalam tubuh (para korban),” kata Fauzi, Minggu (2/1/2026).

Baca Juga: Sekolah Terdampak Bencana Diberi Fleksibilitas, Kemendikdasmen Tekankan Keselamatan

Meski detail jenis sampelnya belum diungkap, Fauzi memastikan seluruh tahap pemeriksaan jenazah berjalan sesuai prosedur.

“Sejauh ini belum ada kendala atau kesulitan. Proses pemeriksaan jenazah berjalan lancar,” ujar dia.

Sementara Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar mengatakan, tim penyidik belum dapat mengungkap detail seluruh barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Pentingnya Kewenangan Konservasi dan Pengawasan Laut Masuk Menjadi Kewenangan Daerah Kabupaten Kota dalam RUU Daerah Kepulauan

Namun, ia mengungkapkan botol minuman dan sisa makanan menjadi barang bukti yang krusial bagi penyelidikan kepolisian.

"Barang-barang yang lain ada, tapi yang jadi pokok perhatian itu ya tadi botol dan bekas makanan," ujar Seno, Minggu.

Pemeriksaan lanjutan terhadap kedua jenis barang bukti dilakukan di RS Polri Kramat Jati untuk memastikan apakah makanan dan minuman itu mengandung racun pemicu kematian.

Polisi belum dapat memastikan waktu keluarnya hasil pemeriksaan tersebut.

"Sejauh ini masih menunggu pemeriksaan dari dokter," ujar dia.***