POJOKSATU.ID- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendukung LDII untuk mendorong generasi muda mengembangkan ekonomi kreatif dengan tetap memegang prinsip syariah.

Hal ini disampaikan Sandiaga Uno saat acara wabiner yang dihelat oleh DPP LDII di kantor DPP LDII, Jakarta.

“Creativepreneur ini harus diarahkan menuju creativepreneur syariah yang bisa mendorong generasi muda menjadi agen pembangunan untuk mencetak lapangan kerja baru yang berkualitas," kata Sandi.

Baca Juga: PJ Bupati Sorong Pilih Beli Mobil Dinas Ketimbang Damkar, Aktivis: Tidak Logis

Mantan wakil Gubernur DKI ini mengapresiasi peran LDII dalam mendorong generasi muda untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif.

Menurutnya, LDII mempunyai peran strategis dalam menghadapi Indonesia Emas 2045.

“LDII memiliki peran yang sangat strategis, karena Indonesia akan menghadapi Indonesia Emas 2045 dengan usia produktif mencapai 70%,” ungkapnya.

Baca Juga: Berada di Mobil yang sama, Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett Alami Kecelakan, Kondisinya Cukup Memprihatinkan

Sandiaga Uno mendorong generasi muda memiliki kemampuan leadership dan skil dalam setiap keputusan.

“Inilah skil yang dibutuhkan. Para syariah creativepreneur harus terus belajar dan berinovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso mengatakan, ekonomi kreatif secara perlahan telah menjadi tulang punggung perekonomian di Indonesia.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Menu Sambal Dadak di Karawang, Endol Surendol Nampol Bisa Pakai Ojol

Pertumbuhan ekonomi kreatif juga dinilai berdampak signifikan terhadap perekonomian global.

"Pertumbuhan ekonomi kreatif akan berdampak sangat signifikan terhadap perekonomian global. Termasuk pertumbuhan gross domestic product (GDP), menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Menurut dia, nilai dari ekonomi kreatif tidak lagi ditentukan oleh bahan baku atau sistem produksi seperti yang terjadi pada era ekonomi industri.

Akan tetapi ekonomi kreatif pemanfaatannya cenderung pada kreativitas dan penciptaan inovasi.

Baca Juga: Mahasiswa KKN UBP Karawang Sukses Tingkatkan Minat Belajar Siswa SD Melalui Bimbingan Belajar

“Ekonomi kreatif menjadi konsep untuk mengembangkan ekonomi, dengan mengandalkan ide dan gagasan talenta kreativitas, serta inovasi, sekaligus harus dibingkai dengan nilai-nilai religiusitas,” ujarnya.

Chriswanto optimis lewat anak muda yang kreatif, kedepannya akan menjadi bonus demografi untuk meningkatkan ekonomi Indonesia.

"Saya optimis anak-anak muda yang memiliki kreativitas kedepannya akan bisa menyambut bonus demografi dengan sesuatu yang bisa meningkatkan ekonomi dengan kreativitasnya,” ungkapnya. ***