POJOKSATU.ID, SUMUT - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan pihaknya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap hewan kurban yang akan disembelih menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah jatuh pada Kamis(29/6/2023).

Terutama melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban dari penyakit mulut dan kuku (PMK)

"Kita sudah mengeluarkan tim, untuk menjaga kesehatan-kesehatan khusunya, yang baru penyakit mulut dan kuku (PMK), yang menjadikan kita khawatir. Sampai saat ini, belum ada ditemukan, pada hewan kurban yang akan disembelih," kata Edy Rahmayadi saat diwawancarai, Selasa (27/6/2023).

BACA JUGA: Rencananya, Gubernur Edy Rahmayadi dan Wali Kota Bobby Nasution Akan Salat Idul Adha Bersama di Lapangan Mabar

Hasil pemantauan yang dilakukan Pemprov Sumut terhadap harga kebutuhan pokok jelang Hari Raya Idul Adha tahun ini, mantan Pangkostrad itu mengatakan ada kenaikan harga kebutuhan seperti cabai keriting, cabai rawit dan telur ayam.

"Ada tiga agak naik (harga), karena permintaan lebih, yaitu cabai keriting, cabai rawit dan telur ayam. Yang lain, normal," ungkapnya.

Menjelang libur panjang, Edy juga mengingatkan kepada perbankan untuk menyiapkan kebutuhan uang, yang akan digunakan masyarakat saat libur panjang ini.

BACA JUGA: Jelang Libur Idul Adha 2023, Pertamina Pastikan Persediaan BBM & LPG Jawa Bagian Barat Aman

Diketahui pemerintah menetapkan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, pada tanggal 28 sampai 30 Juni 2023 atau jatuh pada hari Rabu, Kamis dan Jumat. Libur itu berdekatan dengan akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu.

Sedangkan Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 10 Zulhijah 1444 Hijriah, atau Hari Raya Idul Adha, jatuh pada 29 Juni 2023. Sementara Muhammadiyah, memutuskan 28 Juni 2023.

"Ada libur bersama, urusannya ada perbankan ya. Harus siap mengantisipasinya," katanya.

Edy Rahmayadi juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan selalu waspada saat libur panjang tersebut. Terutama, menikmati liburan ini, mengunjunginya objek wisata.

"Rakyat kita senang-senang saja, semakin panjang libur," pungkasnya. (TIK/pojoksatu)

BACA JUGA: Libur Idul Adha 1442 H, Pemerintah Batasi Aktivitas Warga Mulai 18 hingga 25 Juli