POJOKSATU.id, JAKARTA— Sales mobil cantik bernama Feni Ere di Palopo Sulsel ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di pinggir jalan di hutan di KM 35 Kelurahan Battang Barat, Battang Barat, Palopo, Jumat (7/2/2025).
Sales cantik berusia 28 tahun ini telah hilang sejak Januari 2024 lalu atau setahun lalu. Sementara mobil milik korban ditemukan di Kota Makassar pada Juli 2024.
Feny Ere diduga menjadi korban pembunuhan orang dekatnya atau pacarnya. Kondisi jasad korban saat ditemukan, mulutnya dalam kondisi terikat.
Diduga Dianiaya Pacar
Korban Feny Ere diduga sering dianiaya pacarnya yang berinisial ADT. Dugaan kekerasan tersebut diungkap oleh sahabat Feni sendiri yang bernama Monik.
Baca Juga: Cuitan Polisi Viral di Medsos X Gara-gara Penemuan Mayat Sales Cantik Feni Ere, Kisahnya Bikin Sedih
"Ada semua buktinya di saya, ada semua fotonya (Feni dianiaya pacarnya). Kutau semua ceritanya," kata sahabat Feni bernama Monik saat acara ibadah pelepasan Feni Ere di Palopo, Jumat (21/2/2025) malam.
Monik mengaku sudah menjalani hubungan pertemanan dengan Feni Ere selama 14 tahun. Dia lantas menuding pacar Feni inisial ADT sebagai sosok temperamen.
“Kasar sekali itu orang. Toksik aslinya," kata Monik.
Monik sempat memperlihatkan foto Feni dengan tubuh penuh luka lebam. Foto bukti dugaan penganiayaan diterima Monik dari Feni sendiri.
Baca Juga: Menteri HAM Tolak Pemecatan Vokalis Band Sukatani dari Sekolah, Polisi Sudah Terima Sebagai Kritikan
Dia berharap kasus kematian Feni Ere segera terungkap. Monik mengaku sempat beberapa kali dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi.
"6 kali saya dipanggil sebagai saksi. Intinya darinya dulu pas awal laporan hilang Januari tahun lalu, sampai pas lagi ini kerangka ditemukan dipanggil terus kak," jelasnya.
Mobil Korban di Makassar
Terkait temuan mobil di sebuah rumah kosong di Makassar pada Juli 2024, Polres Palopo menyebut telah berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulsel untuk menyelidiki mobil tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulsel untuk menyelidiki mobil korban yang saat ini ada di Makassar,” jelas Kasatreskrim Polres Palopo, AKP Saiyed Ahmad Aidid, Sabtu (22/2) dilansir detikcom.
Pihaknya juga meminta Polda Sulsel untuk meminta keterangan dari sekuriti yang pertama kali menemukan mobil milik Feni di Makassar.
Dia mengatakan bahwa pihaknya akan tetap mengontrol dan berusaha semaksimal mungkin menangkap pelaku.
"Tentunya kami minta doanya dari seluruh masyarakat dan pihak keluarga agar kasus ini terungkap," ucapnya via telepon, Sabtu (22/2/2025) siang. ***




