POJOKSATU.ID- Frustasi tak kunjung sembuh dari sakit, seorang lansia bernama I Nengah Wenten (83), warga asal Banjar Dinas Keladiam, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya pada Jumat (8/12) kemarin.
Menurut Kapolsek Rendang, Kompol I Made Suadnyana, bahwa peristiwa gantung diri itu dilihat pertama kali oleh salah seorang warga yang sedang mencari pakan ternak di dekat rumah korban.
Baca Juga: Ojek di Banten Jadikan Pangkalan sebagai Posko Pemenangan Ganjar dan Mahfud di Pilpres 2024
Kompol Suadnyana menambahkan jika saat itu, warga tersebut sempat melihat ke arah rumah korban dan melihat I Nengah Wenten sudah meninggal dalam keadaan gantung diri.
"Belum sadar kalau memang korban ternyata gantung diri," ujar Kompol I Made Suadnyana, dikutip pojoksatu dari Radar Bali. Sabtu (9/12).
Baca Juga: Kamu Harus Tahu! Penemuan dan Transfusi Teknologi Percetakan di Asia Timur dan Hubungannya untuk Transfer Pengetahuan
Ia kemudian menjelaskan, warga tersebut masuk ke area pekarangan rumah korban. Dan saat didekati dia, ternyata dilihat korban sudah dalam kondisi gantung diri di plafon rumahnya.
Warga tersebut dengan spontan langsung berteriak keras meminta tolong, akan tetapi tidak ada orang yang mendengar.
Baca Juga: All Indonesian Final di Guwahati Masters 2023, Yohanes dan Alvi Sama-sama Ganyang Wakil Malaysia di Semifinal
"Akhirnya saksi ini menelpon cucu korban dan melapor ke kelian dusun," imbuhnya.
Kejadian tersebut segera dilaporkan ke Mapolsek Rendang. Tak berselang lama, Polisi dan tim medis tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
"Hasil pemeriksaan korban meninggal murni karena gantung diri," terang Kompol Suadnyana.
Kompol Suadnyana kemudian menjelaskan jika motif korban gantung diri karena frustasi. Katanya, hal itu seperti keterangan yang diberikan keluarga korban.
"Korban ini frustasi karena hidup sendiri, selain itu karena sakit kencing batu yang tak kunjung sembuh," tuturnya. ***



