POJOKSATU.id, JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di kawasan Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Saat penggeledahan KPK di rumah dinas Yasin Limpo, berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat dinihari, 29 September 2023, Mentan itu ternyata sedang bertugas di Roma, Italia.

Penggeledahan KPK di rumah dinas Mentan Yasin Limpo itu diduga dalam kepentingan penyelidikan kasus korupsi di tubuh Kementerian Pertanian.

"Pak Mentan lagi di Roma," kata Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni saat dihubungi, Jumat, 29 September 2023.

Baca Juga: Rumah Dinas Mentan Yasin Limpo Digeledah KPK, Ada Seorang Advokat yang Datangi TKP

Sahroni menambahkan, Yasin Limpo di Roma dalam rangka tugas untuk menghadiri forum ketahanan pangan. Sahroni juga menyatakan belum mengetahui lebih lanjut terkait kepulangan Yasin Limpo ke tanah air.

Kegiatan Yasin Limpo juga turut diunggah si akun resmi Instagramnya. Dalam kunjungan ke Roma, Yasin Limpo membagikan keterangan foto yang diunggah dua hari lalu bahwa dirinya menghadiri pertemuan bilateral dengan Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu.

"Saya menggelar pertemuan bilateral dengan Direktur Jenderal FAO, Qu Dongyu, di sela-sela konferensi di Roma, Italia. Kami sepakat untuk memperkuat kerja sama Proyek Selatan-Selatan dan Triangular (KSST)," tulis Yasin Limpo.

Baca Juga: Profil Mentan Syahrul Yasin Limpo Dikabarkan Tersangka Korupsi, Dinasti Politik, Informasi Denny Indrayana Meleset

Dia menerangkan kesepakatan yang terjalin merupakan bentuk kerja sama antarnegara berkembang, khususnya di Asia, Afrika, dan Pasifik. KSST, lanjut dia, merupakan hasil pertemuan kelompok kerja pertanian G20 Presidensi tahun lalu.

"Ini merupakan kerja sama antarnegara berkembang, khususnya negara selatan di Asia, Afrika, dan Pasifik, untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas tantangan pembangunan pertanian. KSST merupakan hasil dari pertemuan kelompok kerja pertanian G20 Presidensi Indonesia tahun lalu," tulis Yasin Limpo.

Dia optimistis proyek KSST bisa memberi manfaat besar pada pencapaian ketahanan pangan di kawasan Asia-Pasifik.

Baca Juga: Momen Kaesang dan Prabowo Saling 'Kepal Tangan' Tanda.Apa Ini?

Yasin Limpo mengatakan akan terus berkoordinasi dengan perwakilan FAO di Indonesia untuk mengidentifikasi potensi kerja sama dengan berbagai negara.

"Saya juga sampaikan apresiasi atas dukungan konkret FAO selama lebih dari 40 tahun dalam menghadapi ancaman anomali cuaca, krisis pangan, degradasi lahan, dan hilangnya keanekaragaman hayati, serta penanganan wabah penyakit hewan," tulis Yasin Limpo. ***