POJOKSATU.id, JAKARTA – Mata uang Rupiah (IDR) pada Jumat pagi (12/6) terhadap Dolar AS kembali fluktuatif. Satu Dolar AS kini berada di level Rp 17.900.
Dikutip dari data Bloomberg, Jumat (12/6/2026), Rupiah mengalami pelemahan sebesar 42 poin (0,23%).
Pada perdagangan Kamis (11/6), Rupiah ditutup di level Rp17.865,7 per Dolar AS.
Pergerakan Rupiah ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap mata uang domestik masih berlanjut meskipun relatif terbatas.
Baca Juga: Rupiah Ambruk, Harga Pangan Dasar Melonjak, Presiden Didesak Copot Menko Zulhas
Selanjutnya, pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang lainnya bervariasi namun cenderung stagnan.
Nilai tukar dolar AS terhadap dolar Kanada, CHF Swiss France, dan dolar Hong Kong berada pada posisi stagnan.
Dolar AS menguat 0,32% terhadap yen Jepang. Sementara untuk nilai tukar dolar AS terhadap won Korea melemah 11,7%.
Pergerakan Rupiah tersebut memperlihatkan bahwa nilai tukar Rupiah masih bertahan di sekitar level Rp17.900 per Dolar AS dan sempat mendekati level psikologis Rp18.000 per Dolar AS yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian pelaku pasar keuangan.
Baca Juga: Beras Bansos Dititipkan di Penggilingan Padi, Babinsa Kedawung Bantah Isu Akan Dijual
Nilai pembukaan perdagangan Rupiah hari ini berada di level Rp17.975 per Dolar AS.
Sementara itu, posisi bid tercatat sebesar Rp17.957,5 per Dolar AS dan posisi ask berada di level Rp17.960,4 per Dolar AS.***




