POJOKSATU.id, ACEH—RSUD Aceh Tamiang yang terkena banjir bandang setinggi lebih 3 meter mengalami lumpuh total dan tak bisa digunakan lagi.

Lebih sepekan bencana atau sejak Kamis (27/11) lalu, RSUD ini belum juga bisa digunakan. Salah dokter yang bertugas di sana, dokter Ilham Syahputra, menangis melihat kondisi rumah sakit ini.

Pembersihan RSUD ini diperkirakan baru bisa rampung pada Selasa (9/12) yang dilakukan oleh aparat gabungan.

"Pembersihan RSUD kami targetkan tiga hari selesai, banyak tim gabungan yang membantu, semoga dilancarkan," kata Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (7/12/2025).

Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem Geram, Soroti Peralatan BNPB yang Tak Berfungsi Saat Banjir Tamiang

RSUD Aceh Tamiang ini akan dijadikan rumah sakit sementara untuk merawat korban banjir.

Dukungan alat kesehatan akan diberikan oleh Kementerian Kesehatan melalui Rumah Sakit Adam Malik di Medan.

Bupati berharap pelayanan kesehatan bagi para warga perlahan-lahan segera pulih.

Armia juga berterima kasih kepada BNPB yang telah membantu warganya. Dia mengatakan bantuan dari BNPB akan dimanfaatkan untuk membantu warga.

Baca Juga: Pemprov Jabar Salurkan Bantuan Rp270 Juta untuk Warga Terdampak Longsor Arjasari

Dokter Ilham Menangis

Salah satu dokter yang bekerja di RSUD Aceh Tamiang, Ilham Syahputra, menangis melihat kondisi rumah sakit ini.

Dia mengaku sedih, hancur, dan menyayat hati melihat RSUD Aceh Tamiang sebagai objek vital kesehatan dari suatu wilayah lumpuh.

“Rumah sakit itu harusnya tetap berjalan disaat bencana, karena RS merupakan garda untuk mengobati mereka yang sakit,” ujarnya di akun Instagram miliknya @dr.ilhamsyhputra, Minggu (7/12).

“ Rumah sakit itu akses vital di sebuah wilayah kesehatan. Kalau rumah sakit mati atau lumpuh. Kekmana masyarakat di sekitar untuk berobat. Sumpah aku gak nyangka RSUD Tamiang itu separah ini,” katanya lagi.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada semua relawan kesehatan dari instansi, organisasi maupun pribadi yang telah membuka banyak posko dan melakukan pelayanan kesehatan.

“Mungkin keterbatasan akses dan informasi kami, jadi masih ada area/daerah yang belum didatangi,” katanya.

“Mohon jika ada informasi yang butuh akses kesehatan bisa beritahu aku lokasi dan akses kesananya,” ujarnya lagi.

Dokter Ilham juga mengucapkan terimakasih kepada TNI AD di Aceh Tamiang yang 3 hari ini menurunkan 100 personil untuk membantu membersihkan IGD RSUD Aceh Tamiang.***