POJOKSATU.id - Persaingan layanan internet rumah semakin ketat setelah hadirnya Internet Rakyat dengan penawaran harga yang jauh lebih terjangkau.

Yakni mulai dari kisaran Rp100 ribu per bulan untuk kecepatan yang diklaim mampu mencapai ratusan Mbps.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di masyarakat.

Baca Juga: Celana Koteka

Bagaimana layanan baru ini bisa menawarkan tarif sangat kompetitif, bahkan jauh di bawah harga rata-rata layanan broadband konvensional seperti Telkom Indihome?

Faktanya, efisiensi biaya Internet Rakyat lahir dari model teknologi yang berbeda dengan penyedia fixed broadband tradisional.

Layanan ini tidak bergantung pada jaringan kabel serat optik sampai ke rumah pelanggan (fiber to the home / FTTH).

Baca Juga: Serius? Negara Mau Selesaikan Pelanggaran HAM Ringan dengan Materai 10 Ribu!

Melainkan memanfaatkan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA).

Teknologi ini bekerja dengan memancarkan sinyal internet melalui gelombang radio langsung ke perangkat penerima di rumah pelanggan.

Sehingga menghilangkan biaya penarikan kabel, tiang jaringan, hingga penggalian infrastruktur yang biasanya menjadi komponen terbesar biaya investasi operator fiber.

Baca Juga: Operasi SAR Pesawat GA8 yang Jatuh di Karawang Ditutup Basarnas

Keunggulan inilah yang membuat biaya ekspansi Internet Rakyat bisa ditekan secara signifikan.

Pembangunan jaringan menjadi lebih cepat, murah, dan fleksibel, terutama untuk menjangkau perumahan padat, permukiman pinggiran.

Hingga daerah yang selama ini sulit disentuh jaringan FTTH.

Tanpa harus menarik kabel, biaya pemasangan pelanggan baru juga menjadi jauh lebih rendah.

Selain efisiensi dari sisi jaringan akses, Internet Rakyat juga memanfaatkan spektrum 1,4 GHz yang memiliki karakteristik.

Baca Juga: Serius? Negara Mau Selesaikan Pelanggaran HAM Ringan dengan Materai 10 Ribu!

Teknis cukup efisien untuk penetrasi ke dalam rumah dan area padat penduduk.

Kombinasi spektrum dan FWA memungkinkan operator menurunkan biaya per pelanggan.

Karena satu perangkat pemancar dapat melayani area lebih luas dibanding teknologi serat optik yang membutuhkan instalasi fisik di setiap blok rumah.

Efisiensi biaya lain datang dari konsep Open RAN, sebuah pendekatan jaringan radio yang memungkinkan operator tidak bergantung pada satu vendor besar.

Baca Juga: Tuntas Baca Quran Jadi Agenda Besar Pembinaan Kompetensi Guru Madrasah 2025, TBQ Masuk dalam Jam Tatap Muka, Juknis Segera Disusun

Dengan Open RAN, perangkat radio dan perangkat lunak bisa berasal dari vendor berbeda.

Sehingga mengurangi biaya pembelian perangkat dan memungkinkan perusahaan memilih kombinasi paling ekonomis tanpa mengorbankan kualitas jaringan.

Ini berbeda dengan model tradisional yang biasanya terikat pada satu ekosistem vendor dengan biaya pengadaan tinggi.

Baca Juga: Serius? Negara Mau Selesaikan Pelanggaran HAM Ringan dengan Materai 10 Ribu!

Kemampuan menekan biaya operasional inilah yang menjadi pondasi bagi Internet Rakyat menawarkan harga kompetitif sejak awal peluncurannya.

Skema unlimited tanpa batas kuota juga dimungkinkan berkat efisiensi konsumsi jaringan yang dihasilkan dari penggunaan spektrum yang relatif bersih dan pemrosesan jaringan yang lebih optimal.

Dari sisi bisnis, strategi efisiensi ini menjadi kunci ekspansi cepat. Internet Rakyat tidak harus menunggu pembangunan fiber seperti operator konvensional.

Begitu perangkat radio dipasang, layanan bisa langsung dinyalakan dan pelanggan dapat terhubung hanya dengan instalasi modem nirkabel.

Baca Juga: Tuntas Baca Quran Jadi Agenda Besar Pembinaan Kompetensi Guru Madrasah 2025, TBQ Masuk dalam Jam Tatap Muka, Juknis Segera Disusun

Model ini mempercepat penetrasi di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami kesenjangan akses internet.

Meski begitu, perbandingan antara Internet Rakyat dan layanan Telkom tidak sepenuhnya setara.

Telkom memiliki jaringan backbone nasional yang sangat besar dan berperan penting dalam stabilitas internet nasional.

Baca Juga: Program Sekolah Gratis Banten Dipuji PGRI, Gubernur Andra Soni Masuk Radar Peraih Penghargaan Nasional

Sebuah investasi puluhan tahun yang sulit ditandingi oleh layanan baru mana pun.

Namun efisiensi model FWA memberi ruang kompetisi baru, terutama di segmen harga terjangkau untuk kebutuhan rumahan.

Kombinasi teknologi FWA, efisiensi biaya operasional, dan fleksibilitas Open RAN menjadi.

Baca Juga: Serius? Negara Mau Selesaikan Pelanggaran HAM Ringan dengan Materai 10 Ribu!

Alasan utama mengapa Internet Rakyat bisa hadir dengan tarif lebih murah dibanding penyedia broadband konvensional.

Inilah faktor faktual yang menjelaskan bagaimana Internet Rakyat dapat menawarkan harga agresif sekaligus menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses internet ekonomis.***