POJOKSATU.ID- Pakar Telematika Abimanyu Wachjoewidajat mematahkan tudingan Roy Suryo terkait adanya kecurangan yang dilakukan Cawapres Gibran Rakabuming Raka saat debat di JCC, Jakarta.
Analisa Roy Suryo itu seakan diapatahkan oleh Abimanyu yang sudah malang melintang di dunia telematika.
"Ya ampun itu dipermasalahin. Maaf, jadi mau ngetawain," kata Abimanyu, Kamis (28/12/2023).
Baca Juga: Buntut Kericuhan di Papua, Pj Gubernur dan Kapolda Hingga Kapolres Jayapura Alami Luka-luka
Abimanyu juga menyoroti penggunaan microphone yang dipermasalahkan Roy Suryo terhadap Gibran.
Kesimpulan Abimanyu microphone ditelinga Gibran itu sama sekali tidak akan berfungsi.
"Microphone di telinga itu tidak akan berfungsi," tuturnya.
Bahkan, kata Abimanyu, bila ada yang jahil akan memberikan suara ke teling Gibran lewat microphone tersebut. Hal tersebut sama sakali tidak akan berfungsi.
Baca Juga: Buntut Kisruh Pengumuman PPPK Guru 2023 Madina, DPRD Minta Kepala BKD dan Kadis Pendidikan Dicopot
"Kalau orang mau jahil dalam konteksnya adalah mau diam diam mau memberikan suara. Dia tidak akan menggunakan jack kayak gini," tandasnya.
Karena itu, Abimanyu menyarankan sebaiknya Roy Suryo memberikan pencerahan kepada masyarakat daripada membuat gaduh.
"Ayo dong kita memberikan pencerahan jangan kemudian membodohi masyarkaat dengan hal hal yang pasitif," tuturnya.
Baca Juga: 32 Gedung Baru Pemkot Bandung Siap Maksimalkan Layanan Publik, Paling Banyak Direnovasi Gedung Kelurahan
Pakar Telematika, Roy Suryo soroti kejanggalan penggunaan earphone dan mic yang digunakan Cawapres Gibran Rakabuming Raka.
Roy Suryo menilai penggunaan earphone dan mic Gibran Rakabuming Raka itu berbeda dengan cawapres lainnya.
Gibran menggunakan 3 mic yang diletakkan di mulut dan di tangan, yaitu satu clip-on, hand-held, dan head-set.
Baca Juga: Ifa Faizah Rohmah, Sosok Wanita Baik, Tegas, dan Penyayang
"Kenapa si no 2 ini sampai gunakan 3 mic sekaligus, satu clip-on, hand-held, dan head-set," kata Roy kepada pojoksatu.id, Jumat (22/12/2023).
Kemudian Roy menyoroti earphone yang digunakan Gibran di telinganya. Padahal cawapres lainnya tidak menggunakan earphone tersebut.
"Apa gunanya juga ada earphone ?
Siapa yang bisa feeding ke telinganya ?
Mengapa 2 calon yang lain beda," ujarnya.
Baca Juga: Lantik 19 Pejabat Fungsional, Pj Wali Kota Bandung Minta Birokrat Tingkatkan Pelayanan Pendidikan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
Mantan Politisi Demokrat ini lantas sudah mencurigai hal tersebut. Karena itu, ia menyarankan agar KPU tetap adil sebagai penyelenggara debat cawapres ini.
"Kemarin sudah saya duga untuk menghindari cheating. Sebaiknya next KPU adil," tuturnya.
Namun Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari angkat bicara atas unggahan mantan politikus Partai Demokrat, Roy Suryo yang menarasikan bahwa cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka mendapatkan petunjuk lewat headset saat debat cawapres.
Baca Juga: Satresnarkoba Polrestabes Medan Amankan 15.000 Butir Ekstasi yang Akan Dedarkan pada Malam Tahun Baru
Hasyim membantahnya dan menyebut Roy tukang fitnah.
"Saya sebagai penyelenggara juga tahu dan siap tanggung jawab. Debat spontan, nggak mungkin didikte, dengar bisikan atau baca contekan. Roy Suryo memang tukang fitnah," pungkas Hasyim. ***



