POJOKSATU.id, JAKARTA—Mantan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy menanggapi usulan Forum Purnawirawan Prajurit TNI atau Try Sutrisno Cs yang meminta Wapres Gibran diganti.
Sosok yang menjabat sebagai Ketua Umum PPP periode 2016 hingga 2019 ini menganggap tuntutan yang disampaikan Forum Purnawirawan Prajurit TNI itu tidak tepat.
Menurut sosok yang dikenal dengan sapaan Rommy ini, ada masalah lain yang lebih penting untuk diselesaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan pemerintahannya dibanding hal itu.
"Negeri ini sekarang sedang menghadapi badai ekonomi dunia, yang diramalkan banyak orang depresi, mengalami perlambatan ekonomi, resesi gitu ya," ujar Rommy saat diwawancarai wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat 25 April 2025.
Baca Juga: Prediksi Arema vs Persebaya, Derby Jatim jadi Penentu Bajul Ijo di Akhir Musim BRI Liga 1
Rommy yang pernah menjadi Anggota DPR RI 2 periode, 2009-2014 dan 2014-2019 menyebut, kondisi ekonomi Indonesia saat ini ikut terdampak permasalahan tarif dagang yang dinaikkan Amerika Serikat (AS) untuk barang-barang impor yang masuk ke negeri Paman Sam.
"Hari ini kita berhadapan dengan perang tarif yang dikumandangkan oleh Trump. Ini kan kita harus bersatu. Itu jangan dipikir ringan," tuturnya.
Dia mengaku sebagai eksportir juga ikut terdampak perang dagang yang dilancarkan Donald Trump.
"Karena saya sendiri sebagai salah satu eksportir ke Amerika Serikat merasakan, bagaimana hari ini semua buyer kami itu menegosiasi ulang, dan mereka dengan mudah mengatakan meminta agar; oke Anda kena tarif 47 persen across the board tolong ini dibagi dua resikonya,” katanya.
“Ini kan luar biasa dampaknya," kata Mantan Ketua Umum PPP itu.
Karena itu, dia memandang tuntutan Forum Purnawirawan TNI tidak ada korelasinya dengan persoalan yang dihadapi bangsa sekarang ini.
"Sebaiknya kita fokus kepada mengatasi persoalan-persoalan itu. Nah ini hal-hal yang menurut saya lebih urgent," tegas Rommy.***




