POJOKSATU.ID - Antusiasme umat Muslim Indonesia untuk menunaikan ibadah haji selalu tinggi.

Untuk tahun 2025, Kementerian Agama Republik Indonesia telah merilis data kuota haji reguler yang mencapai 190.897 jamaah untuk seluruh Indonesia.

Angka ini menunjukkan kesiapan pemerintah dalam memfasilitasi keberangkatan calon jamaah haji dari berbagai provinsi.

Data menunjukkan distribusi kuota haji per provinsi dengan jumlah yang bervariasi, merefleksikan jumlah pendaftar dan komposisi demografi di masing-masing wilayah.

Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Sekolah Rakyat & Sekolah Unggul Garuda, INI BEDANYA!

Beberapa provinsi dengan kuota terbesar antara lain:

Jawa Barat: 36.295 jamaah
Jawa Timur: 33.055 jamaah
Jawa Tengah: 28.524 jamaah
Sulawesi Selatan: 6.833 jamaah
Sumatera Utara: 7.797 jamaah

Sementara itu, provinsi lain juga mendapatkan alokasi kuota sesuai dengan perhitungan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Provinsi seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Lampung, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, dan banyak lainnya juga memiliki kuota yang signifikan untuk memberangkatkan warganya ke Tanah Suci.

Dari total kuota tersebut, terdapat perhatian khusus bagi jamaah lansia.

Baca Juga: Panduan Penting bagi Jemaah Haji Larangan-Larangan Selama Wukuf di Arafah

Dalam informasi yang tertera, disebutkan bahwa dari total ini, sebanyak 10.166 jamaah adalah prioritas lansia dan merupakan prioritas haji lanjut usia.

Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada para calon jamaah yang sudah berusia lanjut dan telah menunggu lama, untuk dapat segera menunaikan rukun Islam kelima.

Hal ini sejalan dengan upaya untuk memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji, terutama mereka yang memerlukan perhatian ekstra.

Ini menunjukkan adanya upaya untuk memudahkan dan memprioritaskan kelompok rentan dalam perjalanan ibadah haji.

Dengan penetapan kuota dan prioritas yang jelas, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman beribadah yang bermakna bagi seluruh jamaah Indonesia.

Kementerian Agama terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan meminimalisir kendala yang mungkin terjadi, demi kemudahan dan kenyamanan calon jamaah haji.***