POJOKSATU.id, JAKARTA— Calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil, menanggapi deklarasi kemenangan Pramono Anung-Rano Karno, yang mengklaim memenangkan Pilkada Jakarta 2024 dan hanya satu putaran.

Dari hasil real count yang ditampilkan website kpu : pilkada2024kpu.go.id, RK-Suswono mendapat 39,40 persen, sementara Dharma-Kun Wardana mendapat 10,53 persen dan Pramono-Rano Karno mendapat 50,07 persen.

Dimana jumlah suara masuk sudah mencapai 100 persen dari unggahan C1 di laman resmi KPU.

Ridwan Kamil dan Suswono mengaku menunggu hasil resmi KPU soal hasil Pilkada Jakarta 2024 yang akan dilaksanakan 15 Desember nanti.

Baca Juga: Tak Bantah Travel Miliknya Berangkatkan Umrah Isa Zega, Shella Sauki dan Suami Minta Maaf : Semoga Ini Menjadi Pelajaran Besar untuk Kami

Ridwan Kamil memberikan tanggapan melalui Instagramnya. Dia menampilkan screenshot sebuah berita yang berjudul “KPU Umumkan Hasil Rekapitulasi Pilkada pada 15 Desember 2024”.

Menurut Ridwan dalam unggahan di Instagram @ridwankamil, dilihat Jumat (29/11), perhelatan pilkada sudah dilalui dengan baik, dan sesuai aturan, pengumuman resmi rekapitulasi suara akan diumumkan KPU tanggal 15 Desember 2024.

“Mari kita menunggu keputusan resmi dengan seksama. Jika hasilnya sudah final dan mengikat, pasangan RIDO akan menerima dengan baik,” katanya.

Baca Juga: PDIP Diminta Sudahi Kambing Hitamkan Jokowi dan Kapolri atas Kekalahan Pilkada di Daerah Strategis

Pada poin kedua, kata RK, dia pribadi menghaturkan terima kasih kepada seluruh warga Jakarta yang sudah berkenan menitipkan suara masa depannya kepada mereka.

“Terima kasih kami kepada para relawan, partai pengusung/pendukung, tokoh agama dan tokoh masyarakat,” katanya lagi.

Dia minta pendukungnya tetap dan terus semangat untuk semua unsur pendukung RIDO, sambil menunggu keputusan final KPU di tanggal 15 Desember 2024.

“Terus semangat dan terima kasih,” katanya.

Diketahui, Pramono Anung-Rano Karno memang sudah mendeklarasikan kemenangannya di Pilgub Jakarta. Dia menyebut dirinya dan Rano Karno meraup 50,07% suara atau lewat 50 % + 1.

Sementara itu, kubu RK menyebut Pilgub Jakarta akan berjalan 2 putaran sesuai penghitungan internal juga.***